Upaya Provokasi, Polisi Telusuri Hoax Semarak Tahun Baru 2022
Flyer hoax untuk menyambut malam tahun baru 2022.
Flyer hoax untuk menyambut malam tahun baru 2022.

Rembang – Aparat Polres Rembang menyelidiki pembuat dan penyebar flyer hoax yang mengumumkan adanya kegiatan Rembang Expo di Alun-Alun, untuk menyambut malam tahun baru 2022.

Di dalam flyer yang beredar melalui media sosial tersebut, dicantumkan adanya pesta kembang api, pentas musik, pameran UMKM dan beragam kegiatan lain, digelar antara tanggal 27 – 31 Desember 2021.

Kepala Bagian Operasional Polres Rembang, Kompol Moh. Mansyur memastikan flyer itu tidak benar alias hoax, karena antara tanggal 31 Desember 2021 sampai 01 Januari 2022, kawasan Alun-Alun Rembang ditutup.

Pihaknya akan menelusuri siapa yang membuat dan menyebarkan content hoax itu, karena menjadi upaya provokasi, di tengah-tengah pemerintah mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Jadi siapa yang nyebar akan kita cari, Reskrim akan kita kerahkan. Masyarakat jangan menyebarkan berita hoax, untuk Alun-Alun tanggal 31 dan tanggal 1 harus tutup, ” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Dan UKM Kabupaten Rembang, Mohammad Mahfudz juga mengkonfirmasi bahwa woro-woro tersebut adalah kabar bohong.

Pihaknya sebagai instansi pelaksana meniadakan kegiatan Rembang Expo, karena situasi pandemi belum memungkinkan.

Ia mengimbau masyarakat bijak ketika menerima informasi dan jangan mudah percaya.

“Biasanya Rembang Expo berlangsung di Balai Kartini, bukan di Alun-Alun. Jangan sampai isyu-isyu semacam ini justru akan menimbulkan permasalahan, “ ujar Mahfudz.

Mahfudz mengajak masyarakat tidak larut dalam euforia malam pergantian tahun. Menurutnya, kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan banyak orang, lebih baik dihindari dulu. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *