Gus Miftah Masuk Rumah Sakit, Sebelumnya Ada Yang Beda Saat Tampil Di Pamotan Dan Kalitengah
Gus Miftah ketika mengisi pengajian di Desa Kalitengah, Kec. Pancur, Kamis malam, tampak beberapa kali mengambil tisue dan memegangi dada.
Gus Miftah ketika mengisi pengajian di Desa Kalitengah, Kec. Pancur, Kamis malam, tampak beberapa kali mengambil tisue dan memegangi dada.

Rembang – Pihak Rumah Sakit dr. R. Soetrasno Rembang membenarkan bahwa KH Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab dipanggil Gus Miftah sempat menjalani perawatan di ruang Paviliun Kartini rumah sakit, setelah mengisi pengajian di lapangan Palapa Desa Pamotan Kec. Pamotan dan Desa Kalitengah Kec. Pancur.

Kepala Bidang Informasi Dan Pengembangan RSUD dr. R. Soetrasno, Nurdin Fahrudi menjelaskan Gus Miftah masuk rumah sakit langsung menuju ruang Paviliun Kartini sekira pukul 01.00 Jum’at dini hari (10 Januari 2020). Setelah diinfuse vitamin, Gus Miftah mengaku merasa sudah membaik dan memutuskan pulang sekira pukul 02.30 Wib. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, ulama pengasuh pondok pesantren Ora Aji Sleman, Yogyakarta tersebut mengalami kelelahan dan ada tanda-tanda dehidrasi.

“Nggak lewat IGD, tapi langsung ke Paviliun Kartini. Dokter IGD yang kesana. Laporan dari perawat sama dokter jaga, sebenarnya bisa rawat jalan. Setelah diinfuse vitamin, kebetulan beliau menghendaki pulang jam setengah tiga, “ kata Nurdin.

Solusi Keluhan Lambung

Sebelumnya, Gus Miftah mengisi pengajian di lapangan Palapa Desa Pamotan, Kamis siang. Kala itu hujan deras, Gus Miftah sempat berceramah dalam kondisi pakaian agak basah terkena air hujan. Malam harinya Gus Miftah melanjutkan mengisi pengajian di Desa Kalitengah.

Seorang warga Desa Pamotan, Setyo Langgeng mengaku menyaksikan pengajian Gus Miftah di Pamotan maupun Kalitengah melalui tayangan streaming. Menurutnya ada yang berbeda. Selama ceramah di Pamotan Gus Miftah lebih banyak posisi berdiri, sedangkan di Kalitengah duduk terus sambil memegangi tongkat, seperti nampak kecapekan. Saat pengajian di Desa Kalitengah, dalam ceramahnya Gus Miftah sempat menyampaikan kondisinya sedang tidak enak badan.

“Ketika di Pamotan hujannya deras memang. Lha saat di Kalitengah, Gus Miftah dalam pengajiannya bercerita mau infuse vitamin C kok susah nyari rumah sakit mana yang bisa. Gus Miftah bilang Rembang kok ndeso banget, “ tuturnya.

Setyo ikut lega ketika mendengar Gus Miftah, kyai berusia 38 tahun tersebut kondisinya sudah membaik.

“Harapannya nggak ada apa-apa dan kita tetap bisa melihat ceramah Gus Miftah yang lugas. Mohon jaga kesehatan gus, “ pungkasnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *