“Sampeyan Mewakili Penambang Apa Karang Taruna ??” Sikap Ketua Karang Taruna Sambiroto Dipertanyakan
Yazid, Ketua Karang Taruna Desa Sambiroto (memegang microphone), duduk berdampingan dengan penambang, Makmun (Jimun), saat Musdes di Balai Desa Sambiroto, Senin (06/04).
Yazid, Ketua Karang Taruna Desa Sambiroto (memegang microphone), duduk berdampingan dengan penambang, Makmun (Jimun), saat Musdes di Balai Desa Sambiroto, Senin (06/04).

Sedan – Di saat kalangan pemuda Dusun Sumberagung (Galanter) Desa Sambiroto, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang ikut memperjuangkan kenyamanan lingkungan dari dampak truk tambang, justru Ketua Karang Taruna Desa Sambiroto, Yazid terkesan lebih membela penambang.

Ketika forum Musyawarah Desa (Musdes) di Balai Desa Sambiroto, hari Senin (06 April 2026), Yazid mengingatkan saat tambang lancar, sering memberikan bantuan kepada masyarakat.

“Ngapuntene, waktu lancar-lancare, penambang ikut kegiatan lho. Kegiatan apapun di desa, ikut nyumbang lho. Kegiatan di makam, pengajian, agustusan pasti nyumbang. Kemarin hujan terus, sehingga penambang nggak lancar,” tuturnya.

Yazid juga menyoroti aksi warga melarang truk tambang melintas. Ia menganggap aksi tersebut tidak sopan.

Menurut Yazid, seharusnya koordinasi dan komunikasi dulu dengan Kepala Desa.

“Kalau mau ada apa-apa, izin dulu sama pak Kades. Aksi kemarin nggak sopan. Kita punya pak Kades. Bilang pak lurah dulu, baru dilanjut. Belum ada izin, bikin banner ramai-ramai. Koordinasi sama pak lurah dulu, kita utamakan iktikad, adab kesopanan,” bebernya.

Sementara itu, Amir Ahmad, perwakilan warga Dusun Sumberagung (Galanter) Desa Sambiroto, langsung menanggapi bahwa sebelum aksi masyarakat melarang truk tambang lewat, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa.

“Siapa bilang, kita nggak koordinasi. Kami koordinasi dulu dengan pak Kades,” tandasnya.

Amir juga mempertanyakan posisi Ketua Karang Taruna mewakili penambang atau bagaimana ?

“Sampeyan mewakili tambang apa Karang Taruna ?,” sindir Amir.

“Silahkan, terserah anda,” jawab Yazid.

Dalam forum Musdes tersebut, pihak Desa Sambiroto akhirnya memutuskan melarang truk tambang dan alat berat melintas di jalan Dusun Sumberagung, sesuai tuntutan masyarakat. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan