Dari Tiga Lantai Menjadi Dua Lantai, Desain Pasar Rembang Berubah!! Bagaimana Nasib Pedagang ?
Bupati Rembang, Harno berkunjung ke Pasar Rembang.
Bupati Rembang, Harno berkunjung ke Pasar Rembang.

Rembang – Rencana desain Pasar Rembang yang semula akan dibangun tiga lantai, berubah menjadi dua lantai.

Hal itu setelah Pemkab Rembang mendapatkan arahan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perdagangan.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Dan UKM Kabupaten Rembang, M. Mahfudz menjelaskan perubahan tersebut mengakibatkan kebutuhan anggaran pembangunan akan berkurang.

Jika mengacu desain awal, dialokasikan anggaran sekira Rp 126 Miliar, kini setelah menjadi dua lantai, perkiraan kebutuhan anggaran pada kisaran Rp 100 Miliar.

“Tetap ada pengurangan kebutuhan anggaran, soalnya yang awalnya tiga lantai, menjadi dua lantai,” tuturnya.

Mahfudz menambahkan meski terjadi perubahan desain, namun ia memastikan tetap akan mengakomodir semua pedagang Pasar Rembang yang berjumlah 2.088 orang, terdiri dari pedagang kios, los maupun plataran.

“Sesuai arahan dari Kementerian Pekerjaan Umum, nantinya pedagang basah berada di lantai dasar (satu). Termasuk zonasi, tentu akan ditata lagi, agar bisa mengakomodir seluruh pedagang,” kata Mahfudz.

Terkait dengan keberadaan pedagang ayam dan unggas, nantinya akan ditempatkan di sebelah barat bangunan pasar utama.

Langkah itu untuk memisahkan antara pedagang unggas dengan pedagang yang menjual bahan pangan, sehingga lebih tertib dan higienis.

Selama ini pedagang ayam dan unggas, berjualan di lorong jalan menuju Kantor Primkopti, sebelah selatan pasar.

“Setelah relokasi di pasar hewan nanti, khusus pedagang ternak hidup (ayam & unggas) akan tetap menempati pasar hewan. Karena jumlahnya juga banyak, jika tidak bisa ditampung di pasar yang baru, kita siapkan di bekas lokasi relokasi,” pungkasnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan