Kegiatan Yang Mendatangkan Massa Ditunda Dulu, Termasuk Event Lari Indonesia Ceria Run
Kapolres Rembang, AKBP Dhanang Bagus Anggoro didampingi Kasi Humas, Ipda M. Ansori menyampaikan informasi penundaan kegiatan yang mendatangkan banyak massa.
Kapolres Rembang, AKBP Dhanang Bagus Anggoro didampingi Kasi Humas, Ipda M. Ansori menyampaikan informasi penundaan kegiatan yang mendatangkan banyak massa.

Rembang – Kegiatan yang mendatangkan banyak masyarakat di Kabupaten Rembang, sementara waktu ditunda dulu, untuk menyikapi situasi keamanan, pasca demo anarkhis di berbagai daerah.

Kapolres Rembang, AKBP Dhanang Bagus Anggoro mencontohkan event lari yang akan berlangsung di Pendopo Museum Kartini Rembang, pada hari Minggu 07 September 2025, dipastikan akan ditunda.

“Kita undur mungkin (perkiraan) tanggal 21 an (September), sampai nunggu situasi normal. Meski sekarang pun normal, tapi kita antisipasi,” ujarnya.

Kapolres menyebut langkah penundaan ini merupakan bentuk antisipasi, lantaran ada dampak psikologis di tengah masyarakat.

“Khawatir masyarakat masih trauma,” imbuh Kapolres.

Pada waktu tersiar kabar akan demo di Rembang, belum lama ini, banyak pemilik usaha dan pedagang kaki lima (PKL) memilih tidak berjualan. Meskipun akhirnya demo tidak terjadi dan aparat keamanan sudah mengimbau masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa.

“Kan kasihan, padahal yang diharapkan hasil dari penjualan hari itu,” tandasnya.

Sebelumnya event lari di Pendopo Museum Kartini digelar oleh Santripreneur Indonesia, hari Minggu 07 September 2025 pukul 06.00 Wib. Kategorinya 3 kilo meter dan 5 kilo meter.

Pihak penyelenggara sudah mengumumkan penundaan tersebut melalui akun Instagram resmi mereka.

Hanya saja belum mencantumkan tanggal pelaksanaan, setelah penundaan. Tidak hanya Indonesia Ceria Run Series Rembang, penundaan juga terjadi di Series Salatiga yang sedianya akan berlangsung tanggal 14 September 2025. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan