Kamera CCTV Dicek, Bagaimana Hasilnya ?? Buntut Isyu Mobil Bergoyang Di Garasi Timur Kantor Bupati Rembang
Mobil Pajero yang rusak ini diisyukan menjadi tempat “mobil bergoyang” oknum pegawai Pemkab Rembang. Pihak Pemkab masih menelusuri dugaan tersebut.
Mobil Pajero yang rusak ini diisyukan menjadi tempat “mobil bergoyang” oknum pegawai Pemkab Rembang. Pihak Pemkab masih menelusuri dugaan tersebut.

Rembang – Pihak Pemerintah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah masih melakukan pendalaman, terkait isyu adanya dua oknum pegawai yang diduga terlibat tindak asusila di dalam mobil, area garasi kendaraan sebelah timur Balai Kartini, kompleks Kantor Bupati Rembang.

Peristiwa yang ramai dengan sebutan mobil bergoyang ini, sampai Senin sore (16 Juni 2025) belum mendapatkan titik kejelasan, benar atau tidak.

Ada dua layar monitor untuk memantau CCTV. Pertama, di dalam pos jaga Satpol PP, terdapat 4 titik, yakni gerbang Balai Kartini sisi barat dan timur, kemudian gerbang utama masuk halaman Kantor Bupati dan depan pintu utama Kantor Bupati.

Sedangkan CCTV lainnya terpantau dari layar monitor di ruangan Bagian Umum Setda.

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Rembang, Aris Gunawan Wijanarko menjelaskan pihaknya sudah mengecek semua rekaman 16 kamera CCTV di sekitar lokasi garasi parkiran.

Namun belum mendapatkan tanda-tanda atau indikasi yang mengarah pada peristiwa tersebut.

“Atas perintah pak Plh Sekda, sudah kita cek rekaman CCTV bersama dengan Kominfo, tapi belum kita peroleh bukti rekaman signifikan yang mengarah ke kejadian itu,” terangnya.

Ia menimpali adanya kendala rekaman CCTV yang mengarah ke lokasi garasi di sebelah timur Balai Kartini, hasilnya kurang fokus.

“Gambarnya kurang fokus. Sorotan kamera juga tidak nampak ke mobilnya, karena terhalang deretan mobil lain. Jadi kami belum berani membenarkan atau menyangkal ada tidaknya peristiwa tersebut,” kata Aris.

Apalagi informasi waktunya juga belum jelas, kapan peristiwa itu terjadi, sehingga membingungkan penelusuran.

“Ada yang bilang hari Senin, ada yang bilang Selasa. Ada yang nyebut jam dua siang, ada yang mengatakan sore hari. Kita sendiri juga bingung,” imbuhnya.

Meski demikian Aris berharap ada tambahan informasi dari pihak-pihak lain yang kemungkinan mengetahui, sehingga pengecekan menjadi lebih fokus.

“Kita bisa cek ulang nanti mas, kalau ada tambahan informasi,” tandas Aris.

Sementara itu, pihak Inspektorat Kabupaten Rembang sudah mulai turun tangan. Per hari Senin 16 Juni 2025, Inspektorat memanggil pihak-pihak yang dianggap mengetahui kejadian itu.

Salah satunya anggota Satpol PP yang piket di pos jaga Kantor Bupati Rembang.

Kepala Inspektorat Kabupaten Rembang, Imung Tri Wijayanti menegaskan pemanggilan ini sifatnya baru sebatas meminta klarifikasi. Kalau nantinya ada saksi atau bukti yang valid, pasti akan ditindaklanjuti.

“Kami ingin mengklarifikasi atas kebenaran isyu tersebut,” ungkapnya.

Langkah ini guna memastikan isyu dugaan tindak asusila dua oknum pegawai di dalam mobil rusak yang terparkir di sebelah timur Balai Kartini, benar adanya atau kabar hoax yang sengaja dihembuskan oleh oknum tertentu.

Pantauan di lapangan, posisi mobil Mitsubishi Pajero yang rusak berada paling selatan. Ban bagian belakang terdapat ganjalan kayu.

Bodi dan kacanya kotor oleh debu. Pintu mobil tidak terkunci, sehingga sewaktu-waktu bisa dibuka. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan