
Rembang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Rembang sedang mematangkan persiapan membuat pondok pesantren Al Hijrah, sebagai salah satu upaya pembinaan kepribadian warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kepala Rutan Rembang, Agung Hartono mengatakan pembentukan pesantren masih berproses.
“Do’akan semoga berjalan lancar, sehingga rencana kami membuat pondok pesantren Al Hijrah di sini dapat terwujud,” ungkapnya, Selasa (10 Juni 2025).
Sementara ini pembinaan kepribadian warga binaan ditempuh melalui sejumlah cara, misalnya penyuluhan dari pegawai Kementerian Agama dan warga binaan yang sudah menguasai ilmu baca tulis Alqur’an, mengajari rekan-rekannya yang belum bisa.
“Ada warga binaan yang kami tetapkan menjadi santri pengurus Masjid, mereka sudah bisa baca tulis Alqur’an, memberikan pembelajaran kepada rekan-rekannya yang belum bisa. Tidak hanya di Masjid At taubah Rutan, tetapi juga berlangsung di dalam kamar sel Rutan,” imbuh Agung.
Agung berharap dengan bekal pembinaan kepribadian selama berada di dalam Rutan, warga binaan menyadari kesalahan dan siap kembali berbaur ke tengah masyarakat dengan perilaku lebih baik, begitu menghirup udara bebas.
“Saya amati warga binaan yang masuk ke sini, mayoritas Muslim, jadi polanya kita sesuaikan,” tuturnya.
Selain pembinaan kepribadian, Rutan Rembang juga memberikan pembinaan kemandirian melalui beragam pelatihan.
“Mulai pelatihan membuat keset, kerajinan tangan dan yang terbaru membatik. Batik tulis ini mendapatkan respon positif, setelah beberapa kali ikut pameran. Jadi berkat bimbingan Lasem Heritage, aktivitas membatik di sini semakin tumbuh,” pungkas Agung. (Musyafa Musa).

