Kekompakan Warga Dan Pihak Desa, Untuk Rumah Baru Jaedun Sekeluarga
Jaedun dan isteri berada di dekat tenda darurat. Tampak di samping tenda, sudah proses mendirikan rumah lagi pasca kebakaran.
Jaedun dan isteri berada di dekat tenda darurat. Tampak di samping tenda, sudah proses mendirikan rumah lagi pasca kebakaran.

Sumber – Setelah rumahnya ludes terbakar, Jaedun sekeluarga di Dusun Sambong Desa Jatihadi Kecamatan Sumber, kini sudah mulai mendirikan rumah lagi.

Jaedun mengaku mendapatkan bantuan dari sejumlah pihak, sehingga punya biaya untuk membangun rumahnya kembali.

Proses pengerjaan sudah berlangsung sekira 1 Minggu. Ia belum bisa memastikan kapan akan selesai. Namun yang pasti sampai Hari Raya Idul Fitri, pembangunan belum tuntas, sehingga masih akan menempati tenda darurat.

“Tenaga yang bangun ya warga sini sendiri, kalau biaya dari bantuan. Bodo (Lebaran) masih di tenda darurat,” kata Jaedun dengan bahasa Jawa.

Meski demikian Jaedun tetap bersyukur, 4 orang yang berada di rumahnya semua selamat ketika terjadi kebakaran.

“Saya, isteri, anak dan mertua, semua selamet, empat orang,” ungkapnya.

Sementara itu Markum, seorang perangkat desa Jatihadi menjelaskan pasca kebakaran, masyarakat sekitar lokasi kejadian bahu membahu melakukan iuran dana secara swadaya.

Dana yang terkumpul, kemudian digunakan untuk membuat rumah kayu jati dan genteng senilai Rp 22 Juta. Sedangkan tembok dan pondasi rumah dialokasikan oleh pemerintah desa setempat, melalui program penataan rumah tidak layak huni (RTLH).

“Bantuan dari instansi-instansi seperti BPBD, PMI kemudian UPK diserahkan kepada orangnya langsung pak,” beber Markum.

Sebelumnya, rumah Jaedun di Dusun Sambong Desa Jatihadi ludes terbakar pada hari Minggu 24 Maret 2024. Diduga penyebabnya karena hubungan pendek arus listrik.

Si jago merah tidak hanya menghabiskan rumah, tetapi juga perabotan, sepeda motor, uang tunai dan surat-surat penting. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan