Jenazah Nelayan Tiba Di Pelabuhan Tasikagung, Langsung Dievakuasi Ke Rumah Duka
Nelayan yang meninggal dunia, jenazahnya tiba di Pelabuhan Tasikagung, Rembang, Selasa malam (25/10). Petugas bersiap mengevakuasi ke rumah duka.
Nelayan yang meninggal dunia, jenazahnya tiba di Pelabuhan Tasikagung, Rembang, Selasa malam (25/10). Petugas bersiap mengevakuasi ke rumah duka.

Rembang – Jenazah Nur Kholis (43 tahun), warga Desa Waru Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, nelayan yang meninggal dunia di tengah laut, akhirnya tiba di dermaga Pelabuhan Tasikagung, Rembang, Selasa malam (25/10) sekira pukul 23.00 Wib.

Kasat Polair Polres Rembang, AKP Sukamto menjelaskan berdasarkan pemeriksaan saksi, korban merupakan anak buah kapal (ABK) KM Kembar Mulyo.

Semula kapalnya berangkat dari Tasikagung menuju perairan Pulau Bawean Gresik, Jawa Timur, pada hari Sabtu lalu (22/10). Karena sakit, nahkoda kapal memutuskan untuk menitipkan Nur Kholis ke kapal lain, KM Agung Barokah.

“Kebetulan posisi KM Agung Barokah akan pulang ke Tasikagung Rembang, setelah melaut, “ ujarnya.

Korban istirahat di kamar ABK, dalam kondisi lemas. Namun masih bisa makan dan minum. Saat perjalanan menginjak hari Senin (24/10) sekira pukul 09.00 Wib, korban meninggal dunia.

“Selasa malam (25/10) pukul 23.00 Wib, kapal yang membawa jenazah korban tiba di Rembang, “ imbuh Kasat Polair.

Setelah dievakuasi dari atas kapal, jenazah korban langsung dibawa menuju rumah duka di Desa Waru, Rembang. Petugas kesehatan yang melakukan pemeriksaan pada tubuh korban, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.

“Jenazah kita serahkan ke keluarga, untuk dimakamkan. Kami mengimbau para nelayan untuk menunda keberangkatan melaut, kalau kondisi tidak enak badan. Soalnya cuaca di tengah laut, membutuhkan kondisi benar-benar fit,  “ pungkasnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan