Kelas Jurnalistik Edisi Kedua, PWI Membumi Di Pelosok Desa
Kelas Jurnalistik Edisi ke-2. (Foto atas) Suasana sekolah SMK Hidayatul Muslimin Desa Kumbo Kecamatan Sedan.
Kelas Jurnalistik Edisi ke-2. (Foto atas) Suasana sekolah SMK Hidayatul Muslimin Desa Kumbo Kecamatan Sedan.

Sedan – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rembang melanjutkan road show “Kelas Jurnalistik”.

Kali ini giliran SMK Hidayatul Muslimin di atas perbukitan Desa Kumbo, Kecamatan Sedan yang akan dikunjungi, pada hari Selasa (08 Februari 2022).

Kepala SMK Hidayatul Muslimin, Muhammad Muandzom menyambut baik kegiatan Kelas Jurnalistik. Apalagi kebetulan di sekolahnya sudah membentuk tim jurnalistik sekira 2 bulan lalu, sehingga selaras dengan program kedepan.

“Mereka sudah kita beri bekal juga, tapi memang perlu penguatan. Jadi tentu dengan adanya Kelas Jurnalistik, kami sangat support sekali, “ ungkap Muandzom, Senin (07/02).

Ia berharap nantinya para pelajar tak sekedar mahir membuat berita sesuai kaidah jurnalistik, tetapi juga mampu mengembangkan media sosial di SMK Hidayatul Muslimin.

“Di sekolah ada Facebook, Instagram dan Website, harapan kami siswa bisa langsung menangani untuk menghidupkan media sekolah di era digital seperti sekarang, “ terangnya.

Muandzom menambahkan para peserta yang dilibatkan tidak hanya dari SMK Hidayatul Muslimin, tetapi juga siswa dari beberapa sekolah sekitar.

“Kami ingin supaya ilmu dan informasi dari temen-temen PWI bisa diberikan ke sekolah-sekolah lain di sekitar kita, “ imbuh Muandzom.

Kelas Jurnalistik akan diisi oleh 2 orang pemateri, masing-masing Muhammad Fadlil Reporter Mata Air Radio dan Arif Syaefudin wartawan media online detik.com.

Arif Syaefudin mengaku pihaknya sengaja memilih SMK Hidayatul Muslimin, karena lokasinya di daerah pelosok dan cukup jauh dari pusat Kota Rembang. Namun sekolah tersebut memiliki semangat untuk mengembangkan jurnalistik.

“Sekaligus ini menjadi upaya kami memperluas wawasan tentang dunia jurnalistik, “ tandasnya.

Arif menimpali materi yang diberikan lebih fokus pada masalah tekhnik cepat menulis berita, serta membuat video dan bermedsos ala jurnalistik.

“Kita menyikapi perkembangan saat ini, agar menggeliatnya Medsos dapat diimbangi dengan ilmu jurnalistik. Kalau dikombinasikan, tentu akan menjadi sebuah kekuatan, “ beber Arif.

Menurutnya, Kelas Jurnalistik di SMK Hidayatul Muslimin Desa Kumbo, menjadi momentum spesial, karena menjelang Hari Pers Nasional yang rutin diperingati setiap tanggal 09 Februari.

“Biar Pers dan PWI turut membumi sampai pelosok desa, “ pungkasnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan