Pohon Tumbang Di Berbagai Titik, Lokasi Ini Paling Parah Dan Memicu Kemacetan Panjang
Petugas gabungan memotong pohon tumbang di jalan Rembang – Blora, sekitar Mapolsek Bulu, Kamis malam (19/11).
Petugas gabungan dan relawan memotong pohon tumbang di jalan Rembang – Blora, sekitar Mapolsek Bulu, Kamis malam (19/11).

Rembang – Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan pohon tumbang di berbagai titik, sejak Kamis sore (20/11) hingga malam hari.

Peristiwa tersebut terjadi di jalur Pantura Rembang – Lasem, tepatnya di Desa Pandean, dekat Hotel Fave Alun-Alun, kemudian di Dusun Playon Desa Waru – Rembang dan 1 pohon di jalan Rembang – Blora, depan Mapolsek Bulu. Cuaca buruk juga sempat mengakibatkan jaringan listrik di wilayah Bulu dan sekitarnya padam.

Bagas Eka HT, salah satu relawan dari Balakar And Rescue Rembang yang turun ke lokasi kejadian menuturkan kondisi paling parah, pohon tumbang di depan Mapolsek Bulu. Pohon mangga berukuran cukup besar, roboh menimpa kabel listrik dan melintang di tengah jalan. Akibatnya, kemacetan kendaraan mengular cukup panjang, hingga 1 kilo meter.

“Jadi pohon terlilit kabel listrik, kita tunggu kedatangan petugas PLN dulu kok lama, kebetulan ada rekan yang memahami kelistrikan, akhirnya turun tangan, “ tuturnya.

Bagas Eka mengakui dikhawatirkan kabel listrik bertegangan tinggi, sehingga membahayakan petugas. Upaya penanganan lebih cepat, semata-mata untuk menindaklanjuti antrean kendaraan yang semakin panjang. Mengingat jalur Rembang – Blora sebagai jalan nasional, situasinya tergolong ramai.

“Takutnya ketika proses pemotongan, kabel masih ada aliran listriknya. Alhamdulilah pemotongan lancar, pohon bisa kita evakuasi ke pinggir jalan, “ imbuhnya.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang turut mengimbau kepada pengguna jalan untuk mewaspadai kemungkinan pohon tumbang, ketika melaju di jalan raya pada saat hujan deras dan angin kencang. Salah satunya di titik rawan jalan Rembang – Blora, wilayah Kecamatan Bulu.

“Apabila situasinya nggak memungkinkan, lebih baik berhenti dulu di tempat yang aman, “ himbau Budi Asmara, Pelaksana Tugas Kepala BPBD. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *