Karena Masalah Ini, Petani Kecamatan Sale Siap-Siap Merugi
Petani di Desa Joho Kecamatan Sale menunjukkan tanaman padi mengering akibat hama wereng.
Petani di Desa Joho Kecamatan Sale menunjukkan tanaman padi mengering akibat hama wereng.

Sale – Hama wereng merajalela di lahan pertanian wilayah Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang. Kondisi paling parah terjadi di Desa Jinanten, Desa Joho dan sekitarnya.

Seorang petani yang menggarap lahan di Desa Joho, Tarmin mengakui serangan hama wereng kali ini sangat parah. Apalagi kebanyakan tanaman terkena serangan, ketika sudah ada buliran gabahnya.

“Dulu ya pernah ada, tapi sekarang parah sekali, mungkin sampai puluhan hektar. Ada yang satu petak sawah rusak semua, ada yang hanya sebagian. Itu yang padinya tampak memerah semua, sebagai tanda wereng sulit dibasmi, “ ungkapnya, Kamis (30 Juli 2020).

Ia menambahkan untuk mengatasi hama wereng sangat susah. Sudah dilakukan penyemprotan pestisida, namun sulit terkendali. Akibatnya, petani sudah pasti menanggung rugi, karena hasil panen akan menurun drastis.

“Kena wereng ya tanaman mati. Misalnya kalau dulu dapat 2 kwintal, panen sekarang dapat 1 kwintal ya sudah bagus mas. Soal kerugian jutaan rupiah, tergantung luas lahannya, “ beber Tarmin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan Kabupaten Rembang, Suratmin membenarkan pihaknya kali pertama menerima laporan serangan hama wereng di Desa Jinanten, kemudian langsung ditangani melalui penyemprotan pestisida.

“Kita kendalikan dengan pestisida, karena populasinya sudah merusak agak tinggi, “ ujarnya.

Suratmin menyarankan ada sejumlah langkah antisipasi sebelum masa tanam, guna mencegah serangan hama wereng. Diantaranya, menanam padi dengan varietas berbeda-beda, melakukan pemupukan berimbang dan jangan terlalu banyak kadar urea, serta menanam padi menggunakan cara jajar legowo (diberi jarak-Red), agar menjamin tanaman mendapatkan sirkulasi udara dan sinar matahari yang cukup.

“Kalau nanam padi, misalnya IR 64 ya jangan IR 64 terus, usahakan gonta ganti. Syukur bisa gantian sama palawija. Begitu pula dengan jajar legowo, itu bisa mengurangi kerawanan serangan hama. Kalau ini bisa dijalankan kompak bersama-sama, akan jauh lebih efektif, “ imbuhnya.

Suratmin mengamati hama wereng menyerang pada lahan padi yang pasokan airnya cukup banyak, termasuk di lahan irigasi Kecamatan Sale. Setelah terjadi di Kecamatan Sale, ia juga mengimbau petani Kecamatan Pamotan untuk mewaspadai serangan wereng yang kemungkinan rawan meluas. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *