Ketua DPRD Rembang Wafat, Begini Penjelasan Dokter Yang Menangani
Peti jenazah Majid Kamil (Gus Kamil), Ketua DPRD Rembang dimasukkan ke dalam mobil. (Foto atas) Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menggunakan APD lengkap, tampak tertunduk di depan pintu kamar jenazah, Minggu malam.
Peti jenazah Majid Kamil (Gus Kamil), Ketua DPRD Rembang dimasukkan ke dalam mobil. (Foto atas) Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menggunakan APD lengkap, tampak tertunduk di depan pintu kamar jenazah, Minggu malam.

Rembang – Ketua DPRD Rembang, Majid Kamil wafat, Minggu (12 Juli 2020), sekira pukul 19.50 Wib.

Pria berusia 49 tahun yang biasa dipanggil Gus Kamil ini menghembuskan nafas terakhir, saat menjalani perawatan di ruang isolasi pasien Covid-19. Ia dirawat intensif sejak tanggal 06 Juli 2020, karena keluhan sesak nafas.

Dokter spesialis paru RSUD dr. R. Soetrasno Rembang yang menangani pasien, dr. Mulyadi Subarjo menjelaskan ketika dirawat Gus Kamil mendapatkan alat bantu pernafasan. Kondisinya semakin menurun mulai pukul 13.00 Wib Minggu siang, hingga akhirnya pada Minggu malam meninggal dunia.

“Saat beliau masuk kali pertama, mengalami sesak nafas berat, kami langsung lakukan penanganan lanjutan. Sempat kami bantu pakai ventilator, untuk mengatasi infeksi pada paru. Namun kondisi beliau terus menurun, “ ujarnya.

dr. Mulyadi menambahkan pihaknya melakukan tes swab 2 kali dan hasilnya positif Covid-19. Namun pasien juga mempunyai riwayat penyakit penyerta.

“Keluhan yang paling dirasakan adalah sesak nafas. Kalau penyakit penyerta memang ada, “ kata dr. Mulyadi.

Dokter asli warga Desa Kabongan Kidul, Rembang ini mengajak masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Mulai cuci tangan, pakai masker dan tetap jaga jarak satu sama lain.

Selain itu, ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Rembang membuat regulasi aturan yang dijalankan secara disiplin oleh masyarakat, guna membantu menekan penyebaran Covid-19.

“Selain protokol kesehatan, mohon pemerintah membuat regulasi yang benar-benar diterapkan secara disiplin. Biar bisa membantu kami di garda terdepan, mengurangi angka penyebaran Covid-19 ini. Tentu kami nggak boleh menyerah, tapi kami juga memiliki keterbatasan, “ imbuhnya.

Pantauan kami di kamar jenazah RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, terlihat isteri Majid Kamil berulang kali mengusap air matanya. Tak berselang lama, rombongan keluarga dan pejabat tiba di kamar jenazah, seperti Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin yang juga adik Majid Kamil. Mereka datang dengan mengenakan pakaian alat pelindung diri (APD) lengkap.

Puluhan orang santri tampak ikut mengiringi kepergian putera Almarhum Kiai Maimoen Zubair itu, dari halaman rumah sakit.

Usai disholati, peti jenazah dimasukkan ke dalam mobil ambulance. Sekira pukul 23.25 Wib, mobil ambulance bergerak menuju lokasi pemakaman di Desa Karangmangu, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang.

Dalam waktu hampir bersamaan, ada tambahan lagi seorang pasien positif Covid-19 meninggal dunia, Minggu malam. Pasien pria berusia 79  tahun tersebut, merupakan penghuni Panti Lansia. Total, selama hari Minggu (12/07) terdapat 4 orang pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD dr. R. Soetrasno meninggal dunia. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *