
Lasem – Korban meninggal dunia akibat kendaraannya menabrak truk parkir di jalur Pantura, kembali terjadi.
Kali ini TKP kecelakaan di jalur Pantura Semarang-Surabaya, tepatnya di Desa Ngemplak Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jum’at (24 Juli 2026) sekira pukul 04.30 Wib.
Sebuah mobil Mitsubishi L-300 menabrak truk yang sedang parkir. Sopir L-300, Suparmin (72 tahun), warga Desa Tluwuk Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati, meninggal dunia.
Kasat Lantas Polres Rembang, AKP Ryan Mitha Pangesty melalui Kanit Penegakan Hukum Satlantas, Iptu Bhakti Satria menjelaskan mobil L-300 melaju dari arah utara ke selatan.
Kendaraan bak terbuka tersebut menghantam bak belakang truk tronton yang parkir di bahu jalan sebelah kiri, karena sopirnya, Slamet Herdiansyah (26 tahun), warga Kampung Tapos Kecamatan Cikalong Wetan Kabupaten Bandung Barat sedang berhenti istirahat.
Hasil olah TKP diketahui truk parkir tidak menyalakan lampu hazard.
“Diduga pengemudi L-300 tidak mengetahui, karena kondisi sekitar lokasi kejadian agak gelap, sehingga L-300 menabrak bak belakang truk tronton,” ungkapnya.
Sopir L-300 langsung dibawa ke RSUD Rembang, namun nyawanya tidak tertolong.
Kondisi kabin depan L-300 ringsek, korban mengalami patah kaki, tangan dan luka berat di bagian kepala.
Sementara itu, Kepala Desa Ngemplak Kecamatan Lasem, Mustaqim mengimbau para pengguna jalan untuk lebih hati-hati, saat memarkir kendaraan, seiring dengan tingkat kepadatan lalu lintas di jalur Pantura. Apalagi jika posisi parkir, sampai memakan jalan.
“Kami senantiasa mengimbau kepada para pengguna jalan, kalau lelah dan ingin istirahat, untuk mencari tempat parkir yang aman. Kalaupun terpaksa di pinggir jalan, nyalakan lampu hazard sebagai tanda, agar pengguna jalan dari kejauhan, setidaknya bisa mengantisipasi,” ujar Kades.
Selama ini, peristiwa korban kecelakaan meninggal dunia karena menabrak truk parkir di jalur Pantura Kabupaten Rembang sudah sering terjadi. Fenomena ini perlu perhatian dan kesadaran dari semua pihak. (Musyafa Musa).

