Ada Suasana Berbeda, Sebelum Bendera Start Lari Dikibarkan (Rembang City Run 2026)
Suasana Rembang City Run 2026 di Alun-Alun Rembang, Minggu (26 Juli 2026).
Suasana Rembang City Run 2026 di Alun-Alun Rembang, Minggu (26 Juli 2026).

Rembang – Sekira 3.700 peserta menyemarakkan event lari bertajuk Rembang City Run di Alun-Alun Rembang, Minggu (26 Juli 2026).

Bupati Rembang, Harno sebelum mengibarkan bendera start lari, membacakan deklarasi semangat anti korupsi, yang ditirukan para peserta. Hal ini menjadi pembeda, jika dibandingkan dengan event lari pada umumnya.

Harno menyerukan agar menjunjung tinggi kejujuran dan integritas, menolak segala bentuk korupsi, gratifikasi, pungutan liar dan penyalahgunaan wewenang.

“Berani berkata benar, berani berbuat jujur, menjadi tauladan dalam keluarga, pekerjaan dan masyarakat,” ujarnya.

Bupati mengajak bersama-sama membangun Kabupaten Rembang, untuk mewujudkan Kabupaten Rembang yang makmur.

“Bersama membangun Rembang yang bersih, berintegritas dan sejahtera. Salam integritas, Rembang jujur, rakyat makmur,” tandas Bupati.

Harno mengungkapkan event lari ini digelar bekerja sama dengan Himpunan Keluarga Rembang (HKR) Jabodetabek, untuk meramaikan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang.

“Rembang lebih semarak dan UMKM merasakan manfaatnya,” tuturnya.

Sementara itu, Maryono, Ketua HKR Jabodetabek menyebut event lari kali ini merupakan kegiatan lari kedua yang diadakan oleh Himpunan Keluarga Rembang.

“Kami ingin memberikan sumbangsih, membawa semangat Rembang jujur, rakyat makmur. Rembang terkenal sebagai kota sejarah, kota santri, kita ingin Rembang semakin maju kedepan,” terangnya.

Peserta lari mengawali start dari Alun-Alun, Jl. Dr, Sutomo, Perempatan Jaeni, Jl. Kartini, Eks Stasiun ke timur, Taman Borotugel, Jl. HOS. Cokroaminoto dan finish di Alun-Alun Rembang.

Beberapa peserta mengapresiasi event lari tersebut. Mereka berharap bisa berlangsung rutin setiap tahun.

“Kalau tahun ini ada kendala soal jersey ukuran XL, XXL dan XXXL peserta yang terlambat datang, semoga betul-betul menjadi evaluasi. Biar tahun depan kalau mengadakan lagi, lebih lancar, nggak terulang dan peserta lebih nyaman,” ujar peserta dari Pati. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.