Jenguk Warga Sembuh Dari Covid-19, Bupati Tanggapi Status KLB Dicabut Atau Tidak
Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyerahkan bantuan kepada I, pasien Covid-19 sembuh warga Desa Waru, hari Sabtu (02 Mei 2020).
Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyerahkan bantuan kepada I, pasien Covid-19 sembuh warga Desa Waru, hari Sabtu (02 Mei 2020).

Rembang – Bupati Rembang, Abdul Hafidz memastikan belum akan mencabut status Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19, meski per hari Sabtu (02 Mei 2020), sudah tidak ada lagi kasus pasien positif corona di wilayah Kabupaten Rembang.

Bupati menyampaikan pernyataan tersebut, Sabtu siang (02/05), saat menjenguk ke rumah I (37 tahun), di Desa Waru-Rembang, pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sudah SEMBUH dan baru saja pulang dari RSUD dr. R. Soetrasno.

Menurut Bupati, saat ini masih ada 16 pasien dalam pengawasan (PDP) yang menjalani perawatan, sehingga status KLB tetap dipertahankan.

“Semoga saja nanti hasil tes swab, semuanya negatif Covid-19. Sementara 3 warga yang positif Covid-19 sudah sembuh dan ketiga-tiganya ini relatif masih muda semua, “ ucapnya.

Status KLB baru akan dicabut, apabila grafiknya semakin menurun dan Kabupaten Rembang dinilai sudah benar-benar aman. Selain itu, juga harus mempertimbangkan dengan daerah lain.

“Semisal di sini sudah nol positif, tapi di daerah lain masih, karena memungkinkan lalu lintas warga antar daerah keluar masuk. Makanya semisal ada pembatasan sosial berskala besar (PSBB), tidak bisa dilakukan hanya 1 daerah, tetapi harus didukung daerah-daerah penyangga. Kondisi daerah sekitar jadi pertimbangan kami, “ tandasnya.

Saat berdialog dengan I, Bupati mengaku ikut merasa lega, setelah pria tersebut sembuh, seusai menjalani perawatan di RSUD dr. R. Soetrasno selama 43 hari. Ia mengajak masyarakat jangan sampai mengucilkan yang bersangkutan, tetapi sebaliknya harus diberikan semangat.

“Jangan dipandang sebelah mata, harus kita perlakukan seperti yang lain. Kuncinya kita tetap waspada dengan mematuhi protokol kesehatan, tapi tidak boleh panik, “ pungkas Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Ali Syofii menyerahkan sejumlah bantuan kepada keluarga I, seperti vitamin, masker, hand sanitizer, uang tali asih maupun paket Sembako.

I sendiri bersyukur setelah pulang ke rumah, warga sekitar menyambutnya dengan tangan terbuka.

“Alhamdulilah, semua tinggal menjalani saja. Setelah sembuh, saya masih akan mengisolasi diri selama 14 hari kedepan, “ ujarnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *