Imbas Corona, Wabup Bicara Soal Penundaan Hutang Bank
Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto saat diwawancara wartawan, Selasa (31/03).
Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto saat diwawancara wartawan, Selasa (31/03).

Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang berencana merekrut tenaga untuk membantu melakukan survei ke desa-desa, dalam rangka pencegahan virus Covid-19.

Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto menyampaikan hal itu, di sela-sela kegiatan penyemprotan desinfektan, hari Selasa (31 Maret 2020). Menurutnya, apabila ada tenaga survei langsung menyasar ke 14 kecamatan, diharapkan upaya pencegahan lebih efektif.

“Tanggal 01 April mulai action. Jadi survei ini untuk mengetahui siapa saja yang baru datang dari luar daerah, luar negeri, biar datanya akurat. Upaya lebih penting lagi, melengkapi alat pelindung diri (APD) untuk rekan-rekan tenaga medis, “ bebernya.

Saat disinggung tentang kebijakan penundaan angsuran bank selama 1 tahun, Bayu menegaskan sampai saat ini Pemkab Rembang belum menerima surat tertulis dari pemerintah pusat. Sebelum ada keputusan tertulis, pihaknya tidak akan berani melangkah. Termasuk untuk bank-bank yang sahamnya dimiliki pemerintah daerah.

“Di lapangan kita belum berani eksekusi, sebelum ada surat resminya seperti apa. Kira-kira itu menyeluruh atau ada klasifikasinya. Nanti kalau sudah jelas payung hukumnya, baru disinkronkan dengan bank-bank di daerah, “ tandas Bayu.

Semenjak Presiden Joko Widodo mengumumkan penundaan angsuran bank selama 1 tahun, masyarakat di Kabupaten Rembang yang memiliki hutang pun ikut menunggu kelanjutan kabar tersebut. Apalagi saat ini pihak bank masih melakukan penagihan seperti biasa, bahkan sudah ada yang berancang-ancang menyita barang agunan, karena warga tidak sanggup membayar angsuran. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *