Kalau Edu Vlog Jolong Terulang Lagi, Bupati Ancam Non Jobkan Kepala Dinas
Promo Edu Vlog yang diadakan Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kab. Rembang. (Foto atas) Bupati Mengajar berlangsung di SMA N I Sumber, Jum’at (13/12).
Promo Edu Vlog yang diadakan Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kab. Rembang. (Foto atas) Bupati Mengajar berlangsung di SMA N I Sumber, Jum’at (13/12).

Rembang – Bupati Rembang, Abdul Hafidz memberikan peringatan keras kepada pihak Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Rembang, karena menggelar kegiatan yang dibiayai anggaran daerah di obyek wisata perkebunan kopi Jolong, Kabupaten Pati. Padahal mestinya bisa dilaksanakan di wilayah Kabupaten Rembang sendiri, sekaligus untuk pemberdayaan potensi daerah.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyampaikan hal itu saat kegiatan talk show Halo Bupati edisi Bupati Mengajar di SMA N I Sumber, Jum’at pagi (13 Desember 2019). Setelah polemik tersebut ramai di media sosial, Bupati langsung memanggil Kepala Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan. Bahkan sempat mengancam jika sampai terulang lagi, kepala dinasnya akan dinon jobkan.

“Hal-hal tekhnis di satuan kerja memang tidak terjangkau oleh saya, tapi kalau tingkat kebijakan, bisa. Kemarin saya ancam, kalau diulangi, saya tidak segan-segan non jobkan kepala dinas, “ kata Bupati.

Hafidz menganggap ada sejumlah lokasi lain di Kabupaten Rembang yang bisa digunakan untuk tempat acara tersebut, sehingga perputaran anggaran daerah tetap berada di Kabupaten Rembang.

“Bukan berarti kami alergi dengan daerah lain. Tapi Bagaimana keuangan daerah bisa memberikan nilai tambah terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rembang. APBD bisa muter-muter di sini. Lagipula kan mencederai tempat-tempat di sini yang bisa dipakai untuk kegiatan tersebut, “ imbuhnya.

Bupati memberikan jawaban itu guna menanggapi pertanyaan dari salah satu murid SMA N I Sumber, Tiara Dwi Lestari. Tiara mempertanyakan sikap Bupati, ketika di media sosial ada instansi Pemkab Rembang mengadakan sebuah event di Jolong Kabupaten Pati. Padahal di Kabupaten Rembang sendiri masih memungkinkan.

“Kan itu menuai sorotan banyak masyarakat, lalu bagaimana pendapat bapak terhadap acara tersebut, “ ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Rembang menggelar kegiatan Edu Vlog, semacam pelatihan ngevlog di Jolong – Pati, antara tanggal 12 – 13 Desember 2019. Peserta dari pelajar dan mahasiswa se Kabupaten Rembang, berjumlah 100 orang lebih.

Kepala Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Rembang, Agus Salim menyatakan Edu Vlog tetap berlangsung di Jolong, Pati karena pertimbangan daya tampung mes para peserta. Namun semua materi vlog yang dilombakan berasal dari Kabupaten Rembang. Menurutnya, sama sekali tidak ada maksud menyakiti perasaan warga Kabupaten Rembang maupun ingin mempromosikan potensi luar daerah.

“Sejak awal surat kami ke kepala sekolah, content ngevlog berasal dari Kabupaten Rembang. Ndak ada content Jolong, kemudian kita lombakan. Jolong hanya sebagai tempat, karena kami pertimbangkan penginapan peserta. Ini acaranya sudah selesai, “ terangnya.

Meski demikian Agus Salim menyampaikan permohonan maaf apabila muncul salah persepsi. Baginya, kejadian ini sebagai bahan pembelajaran berharga, dalam menyusun program kegiatan kedepan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *