
Rembang – Sebanyak 3 orang jemaah haji dari Kabupaten Rembang wafat.
Kabag Kesra Pemkab Rembang, Maruli Dwi Ronisa memperinci 1 jemaah haji wafat di tanah suci, atas nama Timbul Budiyono, warga Desa Dorokandang Kecamatan Lasem.
“Beliau wafat di tanah suci, tergabung Kloter 47, dimakamkan di sana,” terangnya, Jum’at malam (19 Juni 2026).
Sedangkan dua jemaah lainnya yang wafat, ketika tiba di tanah air, setelah pesawat mendarat di Bandara Adi Soemarmo Solo.
Keduanya adalah Dasumi warga Desa Sumbergayam Kecamatan Kragan dan Sudartik warga Desa Sendangagung Kecamatan Pamotan, karena sakit.
“Dua jemaah wafat, seusai pesawat tiba di bandara. Jenazah kedua jemaah yang tergabung di Kloter 47 dan 49 tersebut, dibawa pulang dan dimakamkan di kampung halaman masing-masing,” imbuh Maruli.
Maruli menambahkan jemaah haji Kabupaten Rembang yang tergabung dalam 4 Kloter besar, meliputi Kloter 46 – 49, semuanya sudah pulang secara bergelombang, antara tanggal 17-18 Juni 2026.
Hingga Jum’at malam, jemaah Kabupaten Rembang yang belum sampai ke tanah air, tinggal 3 orang, berada di Kloter perpindahan dan Kloter cadangan.
“Kloter perpindahan ada 2 orang, rencana tiba di tanah air Minggu dini hari (21/06) sekira pukul 03.30 Wib dan Kloter cadangan ada 1 jemaah. Jadwal pulang, menunggu update terbaru,” bebernya.’
Pemkab Rembang memfasilitasi kepulangan jemaah dari Asrama Haji Donohudan sampai ke Rembang. Termasuk pengambilan koper besar milik jemaah di Gedung Balai Kartini. (Musyafa Musa).

