“Sakit Hati, Ketika Warga Salah Sebut Makam RA. Kartini Di Mantingan..”
Makam RA. Kartini di Desa Bulu, Kec. Bulu. (cendolmagazine).
Makam RA. Kartini di Desa Bulu, Kec. Bulu. (cendolmagazine).

Bulu – Pihak Desa Bulu Kecamatan Bulu merasa galau, karena sering kali muncul anggapan masyarakat bahwa makam RA. Kartini berada di Desa Mantingan Kecamatan Bulu. Padahal sejak dahulu kala, makam tokoh pahlawan emansipasi wanita tersebut berada di Desa Bulu, Kecamatan Bulu.

Kepala Desa Bulu, Suharyati menyampaikan hal itu saat berlangsung kegiatan dinamika pembangunan di kantor Kecamatan Bulu, Senin siang (09/12). Suharyati mengaku bangga kampungnya yang tergolong desa kecil, memiliki ikon besar yakni makam RA. Kartini. Namun ia menyayangkan sering kali warga luar daerah justru menganggap makam RA. Kartini berada di Desa Mantingan Kecamatan Bulu. Kebetulan posisi kedua desa saling berdekatan.

“Kadang saya merasa sakit hati, ketika warga mengatakan makam RA. Kartini berada di Desa Mantingan, bukan Desa Bulu. Mohon maaf lho bapak ibu dari Desa Mantingan ya. Di awal masuk pemerintahan, saya ingin menggelorakan terus bahwa makam ibu RA. Kartini berada di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, “ terangnya.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz yang hadir dalam kegiatan itu menegaskan secara administratif posisi makam RA. Kartini terletak di Desa Bulu. Kalau muncul sebutan berbeda, ia menilai hanya anggapan perorangan. Maka Bupati menyarankan supaya kedepan pihak desa lebih mengenalkan kepada masyarakat luar, bahwa makam RA. Kartini berada di Desa Bulu.

“Kalau jenengan tidak ingin diklaim oleh Mantingan, bikin tulisan guedi Makam Kartini di Desa Bulu, ben mantep, guyon nggeh bu niki. Saya sendiri tiap sosialisasi, tidak pernah menyampaikan makam RA. Kartini di Desa Mantingan. Kebetulan Kementerian Sosial sudah menetapkan makam RA. Kartini sebagai destinasi wisata religi nasional, “ ujar Bupati.

Hafidz berharap potensi wisata religi yang dimiliki Desa Bulu nantinya dapat dioptimalkan. Tidak hanya saat Aprilan saja, dikala peringatan hari lahirnya RA. Kartini, tetapi bisa memanfaatkan momentum yang lain. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *