Di Tengah Nobar Sea Games, Bupati Tegaskan Sikapnya Untuk PSIR
Nobar sepak bola Sea Games Indonesia vs Vietnam di Pendopo Museum Kartini Rembang, Selasa (10/12).
Nobar sepak bola Sea Games Indonesia vs Vietnam di Pendopo Museum Kartini Rembang, Selasa (10/12).

Rembang – Ajang nonton bareng (Nobar) final sepak bola Sea Games antara Indonesia melawan Vietnam di Pendopo Museum Kartini Rembang, Selasa malam (10 Desember 2019) dipadati ribuan orang penonton. Bahkan parkir sepeda motor sampai meluber keluar halaman Pendopo Museum Kartini, lantaran tingginya antusias masyarakat pecinta sepak bola.

Di dalam Pendopo Museum Kartini terpasang 3 layar lebar, untuk menunjang kegiatan yang digagas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Bupati Rembang, Abdul Hafidz ini.

Ketua PWI Kabupaten Rembang, Musyafa’ mengungkapkan nonton bareng tidak hanya sebagai sarana hiburan untuk masyarakat, tetapi juga menyambung tali silaturahmi antar warga dan meningkatkan rasa kecintaan terhadap bangsa Indonesia.

“Di tengah persiapan sangat mepet, jujur saja kami tidak menyangka penonton yang datang membludak. Kalau ada kekurangan, kami mohon maaf. Yang jelas PWI menggelar Nobar ini semata-mata untuk menjalin silaturahmi dengan warga. Dengan mendukung Timnas, semangatnya juga bisa untuk menggairahkan sepak bola di Rembang, “ ujarnya.

Sementara itu, Bupati Rembang, Abdul Hafidz dalam sambutannya mengakui tim PSIR Rembang sebagai kebanggaan daerah memang tidak ikut kompetisi tahun 2019. Tetapi ia memastikan pada tahun 2020, pemerintah siap mendongkrak kembali prestasi Laskar Dampo Awang.

“Tahun ini kita memang tidak ikut kompetisi. Tapi tahun 2020, akan kita tata PSIR lebih baik, “ kata Hafidz diiringi sorak sorai penonton.

Untuk menyemarakkan suasana, Nobar diramaikan pula dengan bagi-bagi door prize. Terdapat sejumlah game, mulai tebak skore, hingga gaya selebrasi usai mencetak gol.

Pada final Sea Games yang berlangsung di Stadion Rizal Memorial Filiphina tersebut, akhirnya berkesudahan 3 – 0 untuk kemenangan Vietnam. Namun ada pemandangan langka dalam laga itu, karena wasit memberikan kartu merah kepada pelatih Vietnam, Park Hang Seo, sehingga harus meninggalkan kursi bangku cadangan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *