Grind Dengan Desa Trahan Kec. Sluke Berkaitan Erat, Ini Riwayatnya
Ketua Umum Grind, Kuntum Khairu Basa ikut bernyayi bersama, dalam HUT Grind ke 3 yang dipusatkan di Desa Trahan, Kecamatan Sluke, Sabtu (16/02).
Ketua Umum Grind, Kuntum Khairu Basa ikut bernyayi bersama, dalam HUT Grind ke 3 yang dipusatkan di Desa Trahan, Kecamatan Sluke, Sabtu (16/02).

Rembang – Ulang tahun Garda Rajawali Perindo (Grind) ke 3, dipusatkan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, hari Sabtu (16 Februari 2019).

Garda Rajawali Perindo atau Grind, merupakan organisasi sayap di bawah naungan Partai Perindo.  Bertambahnya usia Grind yang ketiga dirayakan di Desa Trahan, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, sebuah perkampungan yang terletak di pinggir jalur Pantura Semarang – Surabaya. Ulang tahun dirayakan bersama dengan warga kampung dan komunitas pecinta tembang kenangan.

Pengurus Grind sengaja menggelar perayaan di desa tersebut, karena berkaitan erat dengan sejarah awal terbentuknya Grind. Ketua Umum Grind, Kuntum Khairu Basa, mengisahkan dulu sering mengadakan rapat membahas pendirian Grind di rumah seorang ulama warga desa Trahan Kecamatan Sluke, Rahmat Danar. Hingga akhirnya sekarang Grind bisa memiliki pengurus 34 provinsi dan lebih dari 400 pengurus tingkat kabupaten di seluruh Indonesia.

Solusi Keluhan Lambung

Selain itu, dengan mengadakan perayaan di pelosok pedesaan, menurut Kuntum membuktikan bahwa Grind dekat dengan masyarakat.

“Jujur pada saat pendirian, ketika merintis Grind rapatnya di sini di Trahan, di rumah pak Rahmat Danar yang sudah saya anggap seperti bapak angkat sendiri. Desa ini bersejarah bagi kami, karena lahirnya Grind dari Desa Trahan. Jadi nggak akan kami lupakan, “ ungkap Kuntum.

Kuntum mengajak kepada seluruh anggota Grind untuk meningkatkan kegiatan sosial, yang dapat meringankan beban warga. Sebelumnya, Grind sudah menyalurkan bantuan ternak kambing, beras maupun paket Sembako murah.

“Sengaja kami adakan di tengah masyarakat, karena motto kami bahwasanya Grind hadir dan selalu bersama masyarakat. Maka yang menjadi aktivitas Grind harus berdampak langsung kepada masyarakat, “ imbuh pria yang pernah maju sebagai Calon Wakil Bupati Rembang saat Pilkada Kabupaten Rembang tahun 2015 lalu ini.

Pada bagian akhir perayaan ulang tahun Grind, Kuntum Khairu Basa memotong tumpeng, kemudian diserahkan kepada Rahmat Danar. Warga yang hadir, juga turut dihibur oleh penyanyi yang khusus melantunkan tembang – tembang kenangan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *