Janda Masih Banyak, Jenis Bantuan Ini Yang Diharapkan Untuk Pemberdayaan
Ternak kambing dianggap menjadi salah satu bantuan untuk pemberdayaan masyarakat ekonomi lemah.
Ternak kambing dianggap menjadi salah satu bantuan untuk pemberdayaan masyarakat ekonomi lemah.

Pamotan – Pemberdayaan masyarakat pedesaan perlu menjadi perhatian serius pemerintah, utamanya bagi kaum janda.

Witono, seorang tokoh masyarakat di Desa Sidorejo, Kecamatan Pamotan mengatakan di kampungnya cukup banyak kaum janda yang masuk kategori ekonomi lemah. Akan lebih baik jika mereka menjadi sasaran pemberdayaan. Salah satunya melalui mekanisme bantuan ternak kambing. Yang terpenting ada perjanjian khusus, jangan sampai bantuan dijual, sebelum memenuhi batas waktu.

“Rasanya kaum janda ini perlu dicarikan bagaimana mereka mampu berdaya. Mohon sektor peternakan digarap. Kalau ada peluang kambing, kasihlah kambing. Selain untuk kegiatan sehari – hari, ketika kambing sudah besar, kan bisa dijual. Anak – anaknya giliran dirawat, begitu seterusnya, “ jelasnya.

Witono menambahkan lahan pertanian di Desa Sidorejo juga sangat luas. Selain tanaman padi, banyak pula digunakan untuk pengembangan palawija. Menurutnya, jenis bantuan lain yang sangat diperlukan saat ini adalah alat – alat pertanian.

“Biar pertaniannya maju, intervensi terhadap petani harus ditingkatkan. Bagaimanapun mayoritas profesi yang dijalankan oleh warga desa ya bertani. Mohon bantuan alat – alat diperbanyak, “ imbuh Witono.

Dalam beberapa kali kesempatan pertemuan dengan instansi terkait, dua keluhan itu sering ia sampaikan. Diharapkan, pada masa anggaran tahun berikutnya menjadi skala prioritas kebijakan pemerintah. (MJ – 81).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.