Dari Monyet Hingga Harimau, Kondisi Hutan Candimulyo Cukup Lebat (Lokasi Pelarian Pelaku Pencuri)
Kawasan hutan perbukitan di Desa Candimulyo, Kecamatan Sedan yang menjadi lokasi pelarian terduga pelaku pencuri mesin traktor.
Kawasan hutan perbukitan di Desa Candimulyo, Kecamatan Sedan yang menjadi lokasi pelarian terduga pelaku pencuri mesin traktor.

Sedan – Kondisi hutan yang menjadi lokasi pelarian terduga pelaku pencuri mesin traktor di perbukitan Dusun Tegalempar Desa Candimulyo, Kecamatan Sedan, merupakan hutan lindung yang lumayan lebat.

Kepala Desa Candimulyo, Akhmad Zaenuri, Rabu siang (15 April 2026) menjelaskan hutan di kampungnya relatif sangat terjaga.

Tak hanya burung yang jumlahnya banyak, tetapi juga ada satwa kera, monyet, bahkan pernah pula terpantau harimau.

Hal ini karena pihak desa bersama Perhutani bekerja sama, melarang aksi perburuan satwa.

Ia menyebut jarak temuan mobil dengan destinasi wisata Bukit Cendana, sekira 2 kilo meter.

“Tidak pernah ada pencurian atau ilegal logging, jadi hewan-hewan seperti kera, benthung, masih ada. Soalnya kita bersama-sama melindungi, ada larangan perburuan. Kalau macan masih ada, walaupun tidak banyak. Sempat warga kita ada yang melihat,” tuturnya.

Akhmad Zaenuri menambahkan hutan Candimulyo, area barat berbatasan dengan Desa Kalitengah Kecamatan Pancur, arah utara berbatasan dengan Desa Lemah Putih dan Dadapan Kecamatan Sedan, sedangkan sisi timur bisa tembus ke Desa Sambong Kecamatan Sedan.

“Kalau kondisi geografis jurang nggak terlalu curam ya, soalnya di petak Perhutani digarap warga, dikelola LMDH,” beber Kades.

Sejak ada mobil terduga pencuri mesin traktor ditinggal di tepian hutan Dusun Tegalempar, masyarakat memang meningkatkan kewaspadaan.

Sempat ada warga yang melihat seseorang dengan gerak gerik mencurigakan, menyusuri hutan dan tembus ke wilayah Desa Sambong. Namun belum bisa dipastikan apakah pelaku yang meninggalkan mobil atau bukan.

“Gerak geriknya mencurigakan, infonya sampai Sambong. Apakah ini termasuk komplotan, temannya atau pelancong yang memang datang situ, kita belum tahu mas,” terangnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP Alva Zakiya Akbar melalui Kaur Binops Satreskrim, Iptu Widodo Eko Prasetyo menuturkan terduga pelaku mesin traktor yang meninggalkan mobilnya di perbukitan Desa Candimulyo, sampai Rabu siang (15/04) belum tertangkap.

“Masih pencarian mas,” kata Widodo.

Sebelumnya, peristiwa pencurian mesin traktor terjadi di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Rembang. Anggota Resmob mencurigai keberadaan mobil dari Jawa Timur masuk ke Rembang.

Mobil dengan plat nomor K di bagian depan dan plat nomor N di bagian belakang itu, tancap gas melintasi Pamotan, Senin sore (13/04).

Pengejaran layaknya film action menyedot perhatian pengguna jalan, karena mobil nyaris menabrak sejumlah sepeda motor. Mobil ditinggalkan pelaku di bukit Desa Candimulyo, sedangkan pelaku kabur masuk ke dalam hutan.

Selasa dini hari (14/04), mobil Innova Reborn tersebut diamankan ke Polres Rembang, dengan cara diangkut menggunakan kendaraan towing. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan