
Rembang – Masyarakat Kabupaten Rembang yang berbelanja di Pasar Induk Kota Rembang kini bisa mengetahui update harga sejumlah komoditas bahan pokok.
Pasalnya Pemkab Rembang kini memasang alat baru berupa Sistem Informasi Jaga Disparitas Harga (Digital Signage Sijagad).
Perangkat ini menampilkan informasi harga 13 komoditas bahan pokok yang menjadi pantauan inflasi dan mulai dipasang sejak Sabtu, (07/3).
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang, M. Mahfudz mengatakan bahwa perangkat tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui program Ngopeni Ngelakoni Jateng, yang disalurkan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah.
Kabupaten Rembang menjadi salah satu daerah penerima bantuan, karena termasuk wilayah yang menjadi titik penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK).
“Jadi pemerintah provinsi memberikan bantuan alat kepada beberapa kabupaten yang menjadi pusat penghitungan IHK atau Indeks Harga Konsumen. Termasuk salah satunya di Kabupaten Rembang,” ujar Mahfudz, Senin (9/4).
Ia menjelaskan, perangkat Digital Signage Sijagad ditempatkan di pasar yang menjadi titik penghitungan inflasi. Di Kabupaten Rembang terdapat dua lokasi yang menjadi titik penghitungan tersebut, yakni Pasar Rembang dan Pasar Lasem.
Namun untuk sementara baru Pasar Rembang yang dipasang alat tersebut.
“Karena bantuan yang diterima hanya satu unit, alat tersebut ditempatkan di Pasar Rembang,” imbuhnya.
Melalui perangkat ini, masyarakat dapat melihat informasi harga berbagai kebutuhan pokok yang diperbarui setiap hari. Harga yang ditampilkan merupakan harga rata-rata komoditas dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, sehingga dapat menjadi acuan umum bagi masyarakat dalam memantau perkembangan harga.
“Jadi harga-harga itu sudah dirata-rata dari 35 kabupaten/kota. Mungkin harga di Rembang sekian, di Pati sekian, di Wonosobo sekian. Itu dirata-rata sehingga menjadi harga yang bisa dijadikan pedoman oleh masyarakat,” jelasnya.
Beberapa komoditas yang ditampilkan antara lain beras, minyak goreng, daging, ikan, telur, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Jika masyarakat ingin mengetahui fitur lain yang tersedia di perangkat tersebut, operator Pasar Rembang siap membantu memberikan panduan. Selain melalui layar digital di pasar, masyarakat juga dapat mengakses informasi tersebut secara daring melalui laman jagad.glide.page.
“Harapannya masyarakat bisa memantau harga-harga komoditas yang dijual di pasar, khususnya bagi masyarakat yang berbelanja di Pasar Rembang,” pungkasnya. (Diantoro / Wahyu Adhi).

