Berusia 71 Tahun : RSUD Rembang Membuka Poli Sore, Wakil Bupati Ingatkan Tiga Kata Kunci
Wakil Bupati Rembang, Moch. Hanies Cholil Barro’ bersama Direktur RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. Tampak hadir pula anggota DPR RI, Harmusa Oktaviani.
Wakil Bupati Rembang, Moch. Hanies Cholil Barro’ bersama Direktur RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. Tampak hadir pula anggota DPR RI, Harmusa Oktaviani.

Rembang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soetrasno Rembang genap berusia 71 tahun.

Pada momentum tersebut, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang ini didorong untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang ramah, humanis, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Wakil Bupati Rembang, H.M. Hanies Cholil Barro’, menyampaikan hal itu, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 RSUD dr. R. Soetrasno, hari Selasa (10/02).

Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berorientasi pada tindakan medis, tetapi juga pada sikap dan pendekatan ke pasien.

Menurutnya, kemajuan teknologi di bidang kesehatan harus dimanfaatkan untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan, tanpa menghilangkan sentuhan kemanusiaan kepada pasien dan keluarga.

“Harus memberikan pelayanan yang ramah, humanis, dan beradaptasi (3 kata kunci_Red) dengan kemajuan teknologi. Arus kemajuan teknologi ini harus kita ikuti, segala pelayanan yang ada harus mengikuti kemajuan teknologi,” ujar Wabup.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. R. Soetrasno, dr. Samsul Anwar, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-71 diisi dengan berbagai kegiatan internal yang bertujuan meningkatkan mutu layanan rumah sakit.

Pihaknya menggelar lomba antar ruang pelayanan. Selain itu, bertepatan dengan momentum ulang tahun, rumah sakit juga membuka layanan poli sore, untuk semakin memperluas pelayanan, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu pada jam kerja.

“Kita melaunching pelayanan sore. Saat ini tersedia poli saraf, poli penyakit dalam, poli jantung, poli jiwa, dan poli kandungan/obgyn. Insyaallah mulai Senin besok sudah berjalan. Tujuan pembukaan poli sore ini, agar masyarakat yang mungkin pagi hingga siang bekerja, bisa berobat di jam sore,” jelasnya.

Kegiatan lain berupa apel peringatan, pemberian bingkisan kepada pasien, pengajian, bakti sosial ke panti asuhan, serta seminar kesehatan. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.