Yang Dikhawatirkan Akhirnya Terjadi, Kebakaran Di Kecamatan Sedan Pada Malam Hari
Kebakaran rumah di Dusun Gondosari, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sedan, Sabtu malam (07/02).
Kebakaran rumah di Dusun Gondosari, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sedan, Sabtu malam (07/02).

Sedan – Sebuah rumah warga di Dusun Gondosari, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang terbakar, Sabtu malam (07 Februari 2026) sekira pukul 20.00 Wib.

Dusun Gondosari berlokasi di puncak perbukitan, sebelah selatan jalan, antara Sedan – Gandrirojo.

Rumah yang terbakar milik Muhadi. Kepada petugas, Muhadi mengungkapkan aliran listrik di kampungnya sejak sore hari sudah padam.

Setelah itu, pemilik rumah menyalakan lilin untuk penerangan. Selang beberapa saat, ditinggal keluar rumah.

Diduga lelehan lilin mengenai barang mudah terbakar, sehingga si jago merah meluas. Warga sekitar langsung berupaya memadamkan api, dengan menggunakan air seadanya.

“Api sudah membesar, saat kami bergotong royong memadamkan api pak. Kondisi dinding rumah dari tembok, jadi dindingnya sebagian besar masih aman,” ujar seorang warga di TKP.

Atap bangunan rumah bagian depan beserta perabotan ludes terbakar. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp 65 Juta.

Sebenarnya, di Kecamatan Sedan sudah ada mobil pemadam kebakaran. Namun untuk petugas siaga, sementara ini baru pada jam kerja reguler atau sesuai jam kerja aparatur sipil negara (ASN), karena kendala keterbatasan jumlah personil pemadam.

Akibatnya, pada malam hari tidak ada personil di Pos Bantu Damkar Sedan. Saat petugas Koramil dan Polsek Sedan datang meminta bantuan, kondisi posko tutup.

Laporan kebakaran di Dusun Gondosari akhirnya diterima Damkar Pos Induk Rembang, sekira pukul 20.10 Wib. Mereka langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Informasi tersebut juga diteruskan ke petugas Pos Bantu Sedan.

Personil Damkar Pos Bantu Sedan, ada yang berangkat dari Pancur dan Pamotan, untuk bergerak lebih dulu.

Sesampainya di TKP sekira pukul 20.38, mereka melakukan langkah-langkah pendinginan. Petugas Damkar dari Rembang menyusul tiba di lokasi sekira pukul 21.05 Wib. Penanganan selesai sekira pukul 22.43 Wib.

Seorang warga di Kecamatan Sedan, Prasetyo berharap Pemkab Rembang mencari solusi terbaik, agar Damkar Pos Bantu Sedan dapat dilengkapi personil piket yang berjaga 24 jam.

“Soalnya kita nggak pernah tahu kapan kebakaran akan terjadi. Kalau malam hari ada kebakaran, mobil Damkarnya ada, tapi personilnya nggak ada, justru rawan memicu kesalahpahaman masyarakat. Ini yang kita khawatirkan,” ungkapnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, sudah menyampaikan kendala personil kepada Sekretaris Daerah (Sekda) dan Bupati, agar dapat membuka pelayanan Pos Bantu Sedan 24 jam.

Sejauh ini, beberapa opsi alternatif masih dalam kajian Pemkab. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan