
Rembang – Sebuah mobil menghalangi jalan di dekat jalur Pantura Semarang – Surabaya, sekitar Pertigaan Soklin Desa Tireman Rembang, Kamis malam (06/11) sekira pukul 20.00 Wib. Di dalam mobil tersebut, ada seorang pria sedang tertidur pulas.
Keberadaan mobil ini langsung menyedot perhatian masyarakat, karena sempat mengakibatkan kemacetan.
“Diklakson-klakson dari mobil di belakangnya, sama sekali nggak merespon,” ujar seorang warga yang berada di lokasi.
Masyarakat kemudian beramai-ramai mendorong, sekaligus meminggirkan mobil tersebut, supaya tidak mengganggu lalu lintas. Lantaran pengemudi mobil dibangunkan tidak bereaksi, warga akhirnya melapor kepada aparat kepolisian.
Kapolsek Rembang Kota, AKP AL Sutikna mengatakan pihaknya bersama anggota piket Polres Rembang mendatangi TKP. Saat polisi membangunkan pria di dalam mobil, juga tidak merespon dengan baik.
Setelah itu, mobil beserta pria tersebut dibawa ke Mapolsek Rembang Kota. Sesampainya di Polsek, barulah yang bersangkutan bisa bangun.
“Waktu di TKP, sudah berulang kali dibangunkan, tidak bangun. Setelah dibawa ke Polsek, baru bisa bangun,” ungkapnya.
Pria ini tidak membawa KTP, tapi mengaku berasal dari Kecamatan Lasem. Sebelumnya ia sempat minum minuman beralkohol di sebuah kafe. Saat tertidur pulas di tengah jalan, pengakuannya serasa masih berada di halaman kafe.
“Katanya serasa masih berada di parkiran kafe, padahal itu di tengah jalan,” imbuh Kapolsek.
Setelah benar-benar sadar dan tidak ada tanda-tanda keterlibatan dalam tindak kejahatan, pria tersebut akhirnya dapat dipulangkan. (Musyafa Musa).

