
Rembang – Sebuah kapal cokrik yang ditambatkan di Sungai Karanggeneng Tasikagung Rembang terbakar, Jum’at dini hari (12 September 2025), sekira pukul 00.10 Wib.
Kapal cokrik milik Pujianto (62 tahun), warga Kelurahan Pacar Kecamatan Rembang. Warga yang memergoki kobaran api, segera menghubungi Damkar Pemkab Rembang. Masyarakat kemudian bahu membahu memadamkan api.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, Erwin Rahadyan saat dikonfirmasi menjelaskan pihaknya menerima laporan sekira pukul 00.17 Wib.
Petugas Damkar langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian, memadamkan api. Mereka harus sigap, karena banyak kapal berjajar ditambatkan. Sempat muncul kekhawatiran api akan semakin menjalar.
“Kita gerak cepat, soalnya lokasi memang banyak sekali kapal bersandar. Apalagi lewat tengah malam, ada tiupan angin laut. Pemadaman selesai pada pukul 01.07 Wib, ya hampir 1 jam an pemadaman dan pendinginan,” terang Erwin.
Berkat langkah-langkah cepat dari masyarakat dan Damkar, akhirnya hanya ada 1 kapal cokrik yang terbakar, kemudian 1 mesin penggerak dan 35 buah jaring cumi sepanjang 40 an Meter. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 150 an Juta.
Hingga saat ini belum diketahui penyebab kebakaran kapal tersebut. (Musyafa Musa).

