
Rembang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rembang mengoptimalkan penggalangan dana melalui pembayaran digital menggunakan QRIS.
Barcode QRIS akan ditempatkan di berbagai lokasi strategis, guna memudahkan masyarakat berpartisipasi dalam program Bulan Dana PMI.
Ketua Dewan Kehormatan PMI Rembang, M. Hanies Cholil Barro’ atau Gus Hanies, mengatakan metode penggalangan dana sosial dengan barcode sudah dimulai sejak ia menjabat sebagai wakil bupati periode pertama.
“Sejak beberapa tahun lalu kita sudah bisa mengumpulkan dana ini melalui QRIS. Tidak melulu pakai karcis atau kupon, tapi kita pakai QRIS. Jadi sudah beradaptasi dengan teknologi digital,” ujarnya.
Namun ia menilai penerapannya belum optimal. Maka Gus Hanies mendorong perluasan penempatan barcode QRIS di titik-titik strategis, tidak hanya di kantor PMI.
“Saya minta barcode QRIS tidak hanya ada di kantor, tapi bisa diduplikasi kemudian diletakkan di beberapa tempat strategis seperti di kantor pemerintahan atau di tempat wisata. Jadi nanti pengunjung bisa langsung scan barcode untuk memberikan donasi kemanusiaan untuk PMI,” terangnya.
Ia optimistis, jika upaya ini dijalankan maksimal, target penggalangan Bulan Dana PMI tahun ini sebesar Rp775 juta dapat segera tercapai, bahkan melampaui hasil sebelumnya.
“Kalau itu jalan, hasilnya pasti luar biasa. Yang kemarin sudah, tapi memang belum maksimal. Sehingga ini harus bisa dioptimalkan lagi,” kata Gus Hanies.
Menurutnya, penggunaan QRIS mempermudah masyarakat berdonasi sekaligus menjamin transparansi dan akuntabilitas, karena terhubung langsung dengan perbankan.
“Sekarang kan banyak yang tidak bawa uang cash. Jadi ini akan mempermudah dan tentu lebih akuntabel karena digital dan itu langsung masuk sistem perbankan. Sehingga kita mudah untuk ngecek,” pungkasnya. (Musyafa Musa).

