
Rembang – Lembaga Amil Zakat Infaq Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Rembang menilai program qurban berbentuk rendang yang dikemas dalam kaleng, layak untuk terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Rembang, Faqihuddin Hakimi menjelaskan program yang terkenal dengan sebutan RendangMu tersebut sangat praktis, higienis, tahan lama dan siap santap.
“Karena RendangMu mampu bertahan sampai dua tahun, sudah matang, tinggal membuka dan bisa dikonsumsi langsung,” tuturnya.
Hakimi menyebut karena daging rendang dimasukkan ke kaleng, sehingga memudahkan proses distribusi, termasuk di daerah-daerah pelosok.
“Donatur banyak yang tertarik mengikuti program ini. Mereka (donatur), masing-masing mendapatkan sepertiga atau sekira 20 kaleng,” imbuh Hakimi.
Pria asal Desa Pamotan Kecamatan Pamotan ini menambahkan ternak sapi yang disembelih menjadi rendang, merupakan sapi Bali yang terkenal dengan kualitas proteinnya.
“Sapi di sana hanya makan rumput saja, lebih bagus dibandingkan dengan ternak sapi daerah lain. Jadi dagingnya enak, nikmat mas,” terangnya.
Pada tahun 2025, Lazismu Rembang mendapatkan alokasi 4 ekor sapi untuk program RendangMu. Selain itu, melalui infaq terkumpul Rp 13 Juta atau setara dengan 260 kaleng.
“Per kaleng kan Rp 50 Ribu, jadi infaq kemarin terkumpul Rp 13 Juta. Sudah selesai dibagikan kepada masyarakat. Tinggal menyisakan untuk ketahanan pangan ini mas,” beber Hakimi.
Lantaran antusias semakin meningkat, Hakimi menyebut pada tahun berikutnya Lazismu perlu menyosialisasikan dari jauh-jauh hari sebelum Idul Adha, sehingga jangkauan manfaat RendangMu akan lebih luas. (Musyafa Musa).

