
Rembang – Sebagai pemenang Pemilu 2024, PPP Kabupaten Rembang mengajukan Abdul Ro’uf, sebagai Ketua DPRD Rembang sementara.
Abdul Ro’uf adalah mantan kepala desa Pamotan Kecamatan Pamotan, sekaligus anggota DPRD Rembang terpilih dua periode ini dari PPP.
Ketua DPC PPP Kabupaten Rembang, Zaimul Umam menjelaskan untuk ketua DPRD definitif menjadi kewenangan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPP.
DPC mengajukan 8 orang yang terpilih, sehingga semua memiliki kesempatan yang sama.
“Kita ingin ada asas kesetaraan perlakuan, semua punya kesempatan dan harapan yang sama. Ini ranahnya DPP, bukan DPC,” tandasnya.
Termasuk isterinya sendiri, Ni’ma Diana yang santer dikabarkan akan menjadi Ketua DPRD, Zaimul Umam menegaskan hal itu bukan jaminan, karena keputusan di tangan DPP.
“Informasi yang berkembang isteri saya, walaupun saya Ketua DPC, itu nggak jaminan,” imbuh pria yang akrab disapa Gus Umam tersebut.
Sempat ada rencana uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Semarang, untuk calon Ketua DPRD. Namun jadwalnya ditunda.
“Karena waktu itu menunggu pak Sekjen, Gus Arwani belum bisa hadir, sehingga ditunda,” terangnya.
Respon Supadi
Ketua DPRD Rembang saat ini, Supadi mengatakan belum bisa berspekulasi dirinya akan menduduki kursi ketua lagi atau tidak. Baginya, jabatan sudah menjadi suratan takdir.
“Sudah ada tulisan di atas, saya nggak bisa nebak-nebak. Kalau Allah menakdirkan saya menjadi ketua, apa boleh buat,” ucapnya.
Tapi jika kemudian personil lainnya yang menjadi Ketua DPRD, Supadi memastikan akan siap mendukung.
“Akan mendukung siapa yang jadi,” pungkas Supadi.
Komposisi Ketua DPRD dan 3 orang wakil ketua DPRD definitif diperkirakan baru terbentuk pada bulan September mendatang. Setelah pelantikan DPRD hari Selasa (20/08) nanti, pimpinan DPRD yang ada berstatus sementara. (Musyafa Musa).

