Ini Identitas Wanita Meninggal Dunia, Kecelakaan Di Jalan Nasional Desa Landoh
Polisi dibantu petugas PSC bersiap mengevakuasi jenazah korban, Sabtu malam (22/06).
Polisi dibantu petugas PSC bersiap mengevakuasi jenazah korban, Sabtu malam (22/06).

Sulang – Seorang perempuan meninggal dunia kecelakaan lalu lintas, di jalan nasional Rembang – Blora, Desa Landoh Kecamatan Sulang Rembang, Sabtu malam (22 Juni 2024) sekira pukul 21.30 Wib.

Korban teridentifikasi bernama Fulyanti (27 tahun) warga RT 03 RW 02 Desa Pasar Banggi Rembang.

Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Rembang, Iptu Hengki Irawan menjelaskan berdasarkan hasil olah TKP, awalnya korban mengendarai sepeda motor Honda Vario dari selatan (arah Blora) ke utara (arah Rembang).

Pengendara sepeda motor ini menyalip dari lajur kiri, bermaksud akan mendahului truk tronton, yang dikemudikan Sutaji (51 tahun), warga Jombang Jawa Timur.

Diduga saat mendahului, sepeda motor oleng ke kanan, kemudian bersenggolan dengan bak truk. Setelah itu terjatuh ke arah kanan, hingga terlindas roda truk bagian belakang sebelah kiri.

“Korban menderita cidera kepala berat di kepala, sehingga meninggal dunia di TKP,” tuturnya.

Iptu Hengki menambahkan pasca kejadian pihaknya mengevakuasi jenazah korban dan mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan.

“Barang bukti sudah kita amankan, kami juga meminta keterangan sejumlah saksi,” imbuh Iptu Hengki.

Seorang warga Desa Landoh, Juanto berpendapat ruas jalan dari Desa Kaliombo – Landoh – GOR Mbesi termasuk rawan kecelakaan lalu lintas. Selain karena ramainya kendaraan, banyak pula persimpangan jalan.

“Makanya kalau lewat jalur tersebut, lebih waspada. Apalagi ketika pagi dan sore hari, pasti intensitas kendaraan lebih padat. Kendaraan rata-rata juga dipacu dengan kecepatan tinggi,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Desa Pasar Banggi, Rasno membenarkan korban kecelakaan lalu lintas di Desa Landoh, asli warga Desa Pasar Banggi. Ia baru saja pulang dari rumah mertuanya di Desa Bogorame.

“KTP ikut Pasar Banggi, dapat suami dari Bogorame Kecamatan Sulang,” kata Kades.

Rasno menimpali jenazah korban dimakamkan di pemakaman umum Desa Pasar Banggi, Minggu pagi.

“Informasi yang kami terima, almarhumah punya 1 anak perempuan, masih berusia 8 tahun,” pungkas Rasno. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan