Kehadiran David “Tepok-Tepok”, Langsung Menyedot Perhatian Pengunjung Alun-Alun Rembang
David “Tepok-Tepok” sedang melakukan terapi warga, saat terapi gratis di Alun-Alun Rembang, Minggu (14/01).
David “Tepok-Tepok” sedang melakukan terapi warga, saat terapi gratis di Alun-Alun Rembang, Minggu (14/01).

Rembang – Terapi gratis dengan metode tepok-tepok yang digelar Radio R2B Rembang menyedot perhatian masyarakat pengunjung Alun-Alun Rembang, Minggu pagi (14 Januari 2024).

Lebih dari 50 orang ikut mencoba terapi tersebut. Suparlan, seorang warga Desa Pandean Rembang mengaku tangan kanan dan kakinya sering merasakan sakit. Setelah ditepok-tepok, kondisinya mulai membaik.

“Saya dengarnya dari siaran Radio R2B, kemudian nyoba pertama kali di Alun-Alun. Ternyata khasiatnya luar biasa, tangan saya mulai enakan ini, betul,” ungkapnya.

Warga lain, Ariyanto menuturkan semula punggungnya terasa kaku. Seusai ditepok-tepok menjadi lebih ringan.

“Pertama kali waktu ditepok, kaget, sakit, lama kelamaan enak juga. Mungkin belum terbiasa. Nanti saya tertarik untuk nyoba sendiri di rumah,” beber Ariyanto.

Terapis yang sedang viral, David “Tepok-Tepok” mengatakan antusias masyarakat Rembang sangat positif.

Di sela-sela menangani, ia turut memberikan pemahaman metode tepok-tepok kepada warga, supaya bisa mencoba sendiri di rumah dengan cara yang benar.

“Tepok-tepoknya jangan ragu. Biar ini menjadi solusi buat kesehatan mereka,” tandasnya.

David menyebut banyak sekali warga yang merasakan manfaat metode tepok-tepok.

“Ada warga yang sulit buka dan pakai baju sendiri, setelah saya tepok-tepok, bisa makai dan buka baju sendiri. Ada pak guru olahraga keseleo di bagian bahu, sudah lakukan terapi berkali-kali, tadi saya tepok nggak lebih dari 5 menit, selesai dan berhasil,” imbuh David.

David menambahkan produk tepok-tepok yang disemprotkan, kemudian dilanjutkan dengan menepok-nepok memakai tangan, merupakan cara ilmiah.

“Ini bukan pakai jampi-jampi, bukan untuk lucu-lucuan, saya harap apa yang kita lakukan hari ini bermanfaat bagi warga Kota Rembang, terutama yang merasakan keseleo, syaraf kejepit, gejala stroke maupun sejenisnya,” pungkasnya.

Setelah dari Alun-Alun Rembang, David “Tepok-Tepok” bersama tim akan bergeser ke Kota Pati, pada hari Senin besok untuk menggelar terapi gratis. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan