Cerita Bupati Tegur Pegawai Rumah Sakit, Karena Tembok Banyak Corat-Coret!! Ternyata…
Seorang perawat RSUD dr. R. Soetrasno Rembang berjalan di lorong rumah sakit.
Seorang perawat RSUD dr. R. Soetrasno Rembang berjalan di lorong rumah sakit. (ilustrasi).

Rembang – Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengisahkan pengalamannya saat berkunjung ke RSUD dr. R. Soetrasno.

Ia sempat menegur pegawai rumah sakit, karena melihat tembok yang banyak corat-coretan tidak jelas.

“Tak amuk pegawaine, iki rumah sakit ora ditoto, kok malah corat-coretan,” ungkapnya.

Usut punya usut ternyata ruangan tersebut untuk penanganan pasien dengan gangguan jiwa, sehingga ia akhirnya bisa memaklumi.

“Dijawab niku panggonane tiyang stres pak, ohhh yo wis nek ngono,” imbuh Hafidz.

Bupati menimpali Pemkab Rembang terus berupaya melengkapi pelayanan di rumah sakit milik daerah tersebut. Salah satunya mengoptimalkan pelayanan gangguan jiwa.

“Sing pasien semacam ini, ora usah moro Semarang, cukup ne Rembang mpun wonten,” bebernya.

Selain pelayanan gangguan jiwa, pihaknya juga sudah membeli alat untuk memasang ring jantung yang harganya mencapai Rp 17 Miliar, agar penanganan pasien kedepan lebih optimal.

“Boten tanggung-tanggung, rumah sakit tak tukokno alat kanggo masang ring jantung, hargane Rp 17 Miliar,” pungkas Bupati. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan