
Rembang – Kalangan suporter menyambut baik, setelah tim PSIR Rembang dipastikan siap mengikuti kompetisi Liga 3.
Nugroho “Fadlun” Ghozali, sesepuh Gabungan Suporter Rembang (Ganster) menjelaskan kabar tersebut sangat melegakan, karena memang sudah cukup lama ditunggu-tunggu.
Apalagi sempat muncul ketidakpastian, soal keikutsertaan PSIR, karena kendala anggaran, tanpa dukungan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).
Tentu saja pihaknya sangat mendukung langkah dari Ketua Umum PSIR, M. Hanies Cholil Barro yang tetap bergerak, meski belum ada dana sepeserpun.
“Dengan zero (nol) rupiah APBD, Gus Hanies (Wakil Bupati Rembang yang juga Ketua Umum PSIR-Red) memberikan kepastian, PSIR tetap ikut Liga 3. Meski dalam kondisi seperti ini, beliau masih tetap fight,” tuturnya, Senin (23/10).
Nugroho menambahkan informasi yang diterimanya, Hariyanto ditunjuk sebagai pelatih kepala PSIR. Hariyanto bukanlah sosok baru, karena pria warga Desa Landoh Kecamatan Sulang tersebut, juga pernah melatih Laskar Dampo Awang PSIR.
Sedangkan posisi Manajer, sudah ada kepastian kabar ditempati manajer yang lama, Susila Agus Prayetno, seorang pengusaha warga Desa Sluke Kecamatan Sluke.
Lantaran waktu sudah sangat mepet, menurutnya optimalisasi pemain-pemain lokal Kabupaten Rembang menjadi solusi. Jika tidak ada perubahan waktu, kick off Liga 3 akan dimulai pada hari Minggu 05 November 2023.
“Di bawah kepemimpinan pelatih coach Hariyanto yang mengandalkan pemain lokal dan manajer pak Susila, insyaallah PSIR bisa berbicara banyak. Semoga dapat masuk Liga 2, meski zero APBD,” imbuh pria asal Garang, Desa Tlogomojo Rembang ini.
Berdasarkan pengundian Liga 3 Jawa Tengah, Tim PSIR Rembang tergabung dalam Zona 2 bersama tim PSDB Demak, Persiku Kudus dan Safin Pati FC. Total terdapat 6 zona. (Musyafa Musa).

