Harga Beras Semakin Mencekik, Pemerintah Gelontorkan Program Ini. Anda Ikut Menerima ??
Bantuan beras cadangan pangan dari Bappenas mulai disalurkan di Kecamatan Lasem, Senin (11/09).
Bantuan beras cadangan pangan dari Bappenas mulai disalurkan di Kecamatan Lasem, Senin (11/09).

Rembang – Dampak musim kering berkepanjangan, memicu kenaikan harga beras di Kabupaten Rembang. Beras kelas medium, bahkan menembus harga Rp 14 ribu, padahal sebelumnya rata-rata hanya Rp 10 ribu per Kg.

Untuk mengurangi beban masyarakat, pemerintah mulai menyalurkan beras bantuan cadangan pangan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), menyikapi efek fenomena El Nino belakangan ini.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Dan Pangan Kabupaten Rembang, Dyah Ajeng Trenggonowati mengatakan pada tahap awal, beras dibagikan ke tiga desa di Kecamatan Lasem, yakni Desa Tasiksono, Ngemplak dan Sendangcoyo.

Totalnya 710 keluarga penerima manfaat, masing-masing memperoleh 10 Kilo Gram beras kualitas medium.

“7.100 kg beras diberikan kepada 95 KPM di Desa Tasiksono, 370 KPM di Desa Sendangcoyo dan 245 KPM untuk Desa Ngemplak, “ rinci Dyah.

Dyah Ajeng menambahkan kalau tingkat Kabupaten Rembang, jumlah penerima sebanyak 72.977 keluarga. Data penerima mengacu dengan data Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial.

Penyalurnya adalah Bulog, sedangkan instansinya  memastikan jumlah bantuan sesuai dengan data dan mengecek kualitas beras, harus benar-benar layak konsumsi.

“Kalau ada beras yang misalnya sudah kuning, apek dan tidak layak, kami konfirmasi ke Bulog dan nantinya Bulog akan mengganti dengan beras baru yang layak dikonsumsi. Sejauh pantauan di tahap awal ini, beras kondisinya bagus, “ terangnya.

Menurut Dyah Ajeng, penyaluran beras periode pertama ditargetkan selesai dalam waktu seminggu. Bantuan ini dilakukan 3 kali, bulan September – November. Ia berharap nantinya akan mampu mengendalikan inflasi di tingkat daerah.

“Informasi dari Bulog, pak Bupati juga akan menyerahkan beras ini secara simbolis di Pamotan, hari Kamis besok, “ pungkas Dyah. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan