Awalnya Dari 39 Mau Tertib, Tapi Kini Belasan Kembali Lagi!! Jalur Hijau Terancam
Pengguna jalan melintas di Jl. Pemuda Rembang. Nampak terpasang banner peringatan, terkait jalur hijau.
Pengguna jalan melintas di Jl. Pemuda Rembang. Nampak terpasang banner peringatan, terkait jalur hijau.

Rembang – Kawasan jalur hijau di sepanjang Jalan Pemuda dan Jalan RA. Kartini Rembang semakin diperketat, agar tidak menjadi tempat berjualan para pedagang maupun kegiatan usaha. Hal itu karena sering mengakibatkan tanaman rusak terinjak-injak.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang, Taufik Darmawan mengatakan pihaknya sudah memasang banner-banner peringatan, bahwa per tanggal 01 Juli 2022, pedagang dan pelaku usaha dilarang menempati trotoar, jalur hijau maupun bahu jalan.

“Di sepanjang ruas jalan tersebut, kita pasangi 3 banner peringatan. Kita rasakan selama ini, upaya penghijauan sering terganggu. Tanaman yang sudah kita tanam, rusak terinjak-injak, “ tuturnya, Selasa (02 Agustus 2022).

Jika mengacu hasil pendataan, terdapat 39 pelaku usaha yang memanfaatkan trotoar, bahu jalan dan jalur hijau. Pihaknya secara bertahap melakukan langkah-langkah penanganan.

“Jadi kita sterilkan, sesuai dengan arahan pak Bupati, “ tandas Taufik.

Setelah 1 bulan berjalan, Taufik menimpali pihaknya mengevaluasi. Pada awalnya memang dari 39 orang tersebut, mau bergeser. Tapi belakangan karena ada beberapa pedagang kembali lagi ke lokasi yang lama, akhirnya pedagang atau pelaku usaha lain, ikut-ikutan.

Hasil pantauannya, masih ada belasan yang bertahan. Nantinya tetap akan didekati secara persuasif, supaya mereka mau pindah.

“Kami selalu mengedepankan pembinaan, walau tidak menutup kemungkinan kita melakukan penindakan. Cuman itu kan opsi terakhir kita ya, “ terangnya.

Dinas Lingkungan Hidup juga bekerja sama dengan petugas Satpol PP, untuk terus melakukan pembinaan.

“Kita sadar bahwa ini juga berkaitan dengan masalah perut. Tapi untuk keindahan kota di jalur hijau, yuk sama-sama kita peduli, karena ini juga demi kepentingan bersama, “ pungkas Taufik. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan