Dapat Isteri Wanita Bule, Begini Syarat Ngurus KK!! Kalau Ingin Pindah Jadi WNI Bagaimana ??
Pernikahan Anjar dan Veronika (Dok. Anjar – Veronika).
Pernikahan Veronika dan Anjar (Dok. Anjar – Veronika).

Rembang – Pernikahan Anjar Hari Kiswanto (35 tahun) warga Desa Tasikagung, Rembang dengan bule cantik Zukova Veronika (27 tahun) warga negara Rusia, masih menjadi bahan perbincangan hangat masyarakat.

Sempat muncul pula pertanyaan, bagaimana cara keduanya bisa mengurus Kartu Keluarga dan status kewarganegaraan sang anak kelak.

Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rembang, Suparmin, menjelaskan warga negara asing yang menikah dengan warga negara Indonesia (perkawinan campuran), tidak harus pindah kewarganegaraan Indonesia.

Untuk Veronika, sampai saat ini belum mengajukan pindah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Saat sesi wawancara dengan wartawan, yang bersangkutan belum membahas rencana tersebut, karena ingin lebih dulu fokus melanjutkan kuliah di Solo, mengambil jurusan Bahasa Indonesia.

“Jadi prinsipnya tidak ada paksaan pindah kewarganegaraan. Yang laki-laki, mas Anjar Warga Negara Indonesia, yang wanita masih warga negara Rusia, sampai saat ini belum mengajukan pindah kewarganegaraan, “ tutur Suparmin.

Apabila ingin memasukkan nama Zukova Veronika ke dalam Kartu Keluarga Anjar Hari Kiswanto, sudah diatur dalam Undang-Undang Administrasi Kependudukan.

Diantaranya izin tinggal tetap bagi warga negara asing, menunjukkan kutipan akta nikah, surat keterangan pindah/surat keterangan pindah datang dan surat keterangan datang dari luar negeri yang diterbitkan oleh otoritas terkait.

“Jadi nggak ada alasan untuk menolak itu. Mau buat KK bisa, asalkan memenuhi syarat, “ ujarnya.

Lebih lanjut Suparmin memaparkan, apabila warga negara asing ingin pindah menjadi warga negara Indonesia, persyaratannya memang sangat banyak dan tergolong rumit.

“Sudah ditentukan dalam peraturan Menteri Dalam Negeri, syaratnya banyak sekali, “ terangnya.

Ia memperinci pemohon mengajukan secara tertulis dengan bahasa Indonesia di atas kertas bermaterai dan memuat nama lengkap, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, status perkawinan, alamat tempat tinggal, pekerjaan dan kewarganegaraan asal.

Permohonan tersebut juga dilampiri 12 item syarat, meliputi :

1.Foto kopi kutipan akte kelahiran

2.Fotokopi kutipan akte perkawinan/buku nikah

3.Surat keterangan keimigrasian

4.Fotokopi kartu izin tinggal tetap

5.Surat keterangan sehat jasmani dan rohani

6.Surat pernyataan bahwa pemohon bisa berbahasa Indonesia

7.Surat pernyataan bahwa pemohon mengakui dasar negara Pancasila dan UUD 1945

8.Surat keterangan catatan kepolisian

9.Surat keterangan dari perwakilan negara pemohon bahwa dengan memperoleh kewarganegaraan RI tidak menjadi kewarganegaraan ganda

10.Surat keterangan dari camat setempat menyatakan pemohon memiliki pekerjaan/penghasilan tetap

11.Bukti pembayaran uang kewarganegaraan dan biaya permohonan ke kas negara

12.Pas foto pemohon terbaru berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 6 lembar

Suparmin menambahkan jika pasangan Anjar dan Veronika mempunyai anak, maka sang anak memiliki kewarganegaraan ganda sampai usia 18 tahun.

Setelah berusia 18 tahun atau sudah menikah, baru memilih salah satu kewarganegaraan, ingin WNI atau WNA. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan