Banyak Pengcab Olahraga Terdiam, Saat Ditantang Ketua Umum KONI. Ternyata Ini Sebabnya
Rapat kerja kabupaten KONI. (Foto atas) Ketua Umum KONI Kabupaten Rembang, Vivit Dinarini Atnasari menyampaikan paparan, Kamis (30 Desember 2021).
Rapat kerja kabupaten KONI Kabupaten Rembang. (Foto atas) Ketua Umum KONI Kabupaten Rembang, Vivit Dinarini Atnasari menyampaikan paparan, Kamis (30 Desember 2021).

Rembang – Anggaran pembinaan olahraga yang dialokasikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rembang tahun 2021 sebesar Rp 150 Juta, terendah se Jawa Tengah.

Ketua Umum KONI Kabupaten Rembang, Vivit Dinarini Atnasari mengungkapkan hal itu dalam forum Rapat Kerja Kabupaten KONI bersama Pengurus Cabang Olahraga, di Aula Hotel Fave Rembang, hari Kamis (30 Desember 2021).

Vivit menyebut anggaran Rp 150 Juta untuk KONI Kabupaten Rembang, sering menjadi bahan sindiran, ketika berlangsung pertemuan di tingkat provinsi.

“Ketika ada pertemuan di Jawa Tengah, mesti dinyeki, anggarane KONI Rembang 150 dinggo opo, “ ungkapnya ketika sesi penyampaian laporan pertanggungjawaban kegiatan KONI Kabupaten Rembang selama tahun 2021.

Vivit menambahkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah yang menjadi ajang gengsi antar daerah, rencananya berlangsung tahun 2023. Pihaknya menargetkan mampu meraup 10 medali emas dan berada pada posisi 15 besar.

“Porprov sebelumnya, kita berada pada peringkat 33. Porprov mendatang, temen-temen yang sudah sanggup dapat emas, mohon angkat tangan, “ tantang Vivit.

Karena banyak Pengurus Cabang (Pengcab) olahraga yang terdiam, Vivit pun kembali bertanya dan hanya beberapa Pengcab menyatakan sanggup, meski terdengar ragu-ragu.

“Lainnya nggak yakin ? berarti menjadi PR kita bersama, “ ujarnya.

Vivit menilai sebenarnya Pengcab olahraga sudah siap, namun mereka masih menunggu kucuran anggaran. Ia berharap Pemkab dan DPRD Rembang kedepan lebih peduli terhadap pembinaan olahraga.

“Beliau-beliau bapak pembina kami, selaku orang tua kami, nantinya lebih peduli, sehingga prestasi olahraga di Kabupaten Rembang semakin gemilang, “ pungkas Vivit.

Dalam Rapat Kerja Kabupaten KONI ini, Bupati Rembang, Abdul Hafidz tidak hadir. Sambutan Bupati dibacakan oleh Asisten II Sekda, Mardi yang isinya mendorong agar terus dilakukan pembinaan atlet dan pengembangan olahraga.

“Forum ini menjadi sarana untuk menentukan langkah-langkah kedepan dalam membina dan mengembangkan olahraga, “ tuturnya.

Selama tahun 2021, komposisi anggaran daerah untuk olahraga, meliputi Rp 132 Juta untuk operasional KONI dan Rp 18 Juta untuk bantuan pembinaan cabang olahraga.

Sedangkan anggaran daerah yang disalurkan melalui dana alokasi umum (DAU) pokok pikiran (Pokir) DPRD, Askab PSSI Kabupaten Rembang Rp 636,8 Juta, pembinaan PSIR Rp 650 Juta dan fasilitasi Pengcab Muaythai Rp 25 Juta.

Vivit selanjutnya berjanji akan mencarikan bapak asuh, guna membantu pembinaan di masing-masing cabang olahraga.

“Kalau mengandalkan KONI saja, saya merasanya yo ngono-ngono wae. Untuk bapak asuh, kita akan upaya mencarikan, “ tutup Vivit menyudahi rapat kerja. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *