Berbobot 1 Ton, Presiden Jokowi Beli Sapi Qurban Dari Kab. Rembang
Sapi milik Kades Sendangagung, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang yang dibeli Presiden Jokowi.
Sapi milik Kades Sendangagung, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang yang dibeli Presiden Jokowi.

Kaliori – Sapi milik Kepala Desa Sendangagung, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, Innayah dibeli oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo untuk hewan qurban.

Innayah mengaku sudah merawat sapi tersebut selama 3 tahun terakhir.

“Dulu belinya dari pasar mas, kemudian kita rawat sendiri, “ tuturnya.

Solusi Keluhan Lambung

2 bulan sebelum Idul Adha, pegawai dari Dinas Pertanian Dan Pangan Kabupaten Rembang sempat datang mengecek ke kandangnya. Kala itu bobot sapi jenis lokal atau PO itu, baru 890 kilo gram.

Ia disarankan untuk melakukan penggemukan lagi, supaya nanti layak ditawarkan menjadi hewan qurban Presiden. Setelah intensitas pakan ditingkatkan, dengan campuran konsentrat, dedak, sari air kedelai dan garam, bobot sapi meningkat menjadi 950 Kg.

“Sehari dikasih 3 kali, memang perlu penanganan ekstra, “ imbuh Innayah.

Hari Senin (19 Juli 2021), sapi ditimbang lagi. Bobotnya menembus 1 ton. Soal harga, Innayah menambahkan sempat menawarkan Rp 100 Juta, tapi kemudian sepakat pada harga Rp 90 Juta. Ia merasa senang, sapinya bisa dibeli Presiden untuk hewan qurban.

“Sempat ada bos kapal juga ingin membeli sapi ini. Tapi tidak saya kasih, soalnya kita sudah komitmen dikasihkan pak Presiden. Ada kebanggaan tersendiri lah, nggak menyangka, “ paparnya.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Dan Pangan Kabupaten Rembang, Ahyuni Indahwati membenarkan sepengetahuan pihaknya baru kali pertama ini ada sapi dari Kabupaten Rembang dibeli Presiden untuk hewan qurban.

Tiap tahun ada semacam lelang bagi sapi-sapi yang memenuhi syarat, untuk ditawarkan. Pertama harus sehat dan yang paling penting faktor bobot sangat menentukan.

Kebetulan tahun ini di Jawa Tengah terdapat 3 nominator dan sapi milik Kades Sendangagung, Kecamatan Kaliori menjadi nomor satu, karena paling berat bobotnya.

“Sepengetahuan kami, ini yang pertama kali. Setahun lalu sapi ini sudah kita incar dan terus kami dampingi hingga menjelang Idul Adha. Termasuk kita lakukan uji sample untuk mengetahui ada tidaknya cacing. Saat ditawarkan sebagai nominasi, sapi milik bu Innayah ini bobotnya paling berat, jadi nomor satu, “ bebernya.

Senin siang, sapi diberangkatkan dari kandang JR Jaya di Desa Sendangagung, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang. Sapi bantuan presiden ini rencananya disembelih di Masjid Baitul Muslimim Desa Karanganyar, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *