Aset Kantor BMT Bus Lasem Dijual Melalui Lelang, Begini Komentar Anggota/Nasabah
BMT Bus Lasem. Tampak ada pengumuman aset tersebut akan dijual melalui lelang.
BMT Bus Lasem. Tampak ada pengumuman aset tersebut akan dijual melalui lelang.

Lasem – Bangunan Kantor BMT Bus Lasem di pinggir jalur Pantura, sebelah timur Terminal Lasem, akan dijual secara lelang oleh Kantor Pelayanan Keuangan Negara Dan Lelang (KPKNL) Semarang.

Pengumuman itu tampak dari sebuah banner terpasang di Kantor BMT Bus Lasem, yang sudah tutup cukup lama.

Seorang anggota/nasabah koperasi tersebut mengaku terkejut, begitu melihat pengumuman bahwa bangunan Koperasi BMT Bus Lasem akan dijual melalui lelang di laman website www.lelang.go.id.

Ia menyimpulkan bahwa aset bangunan sudah diagunkan kepada pihak lain, sehingga ketika BMT Bus Lasem tidak mampu melunasi, aset mereka dilelang.

Artinya, proses ini bukan lelang dalam rangka untuk mengembalikan uang anggota/nasabah.

“Saya rasa bukan untuk nasabah seperti kami ini. Justru kami terkejut ada banner tersebut, aset kantor akan dijual melalui proses lelang. Entah BMT Bus punya hutang dengan bank atau pihak mana. Ya aset disita, dalam pengawasan KPKNL. Ya sudah, mau gimana lagi,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Ia menimpali punya simpanan tabungan di BMT Bus Lasem sekira Rp 180 Juta. Sedianya uang tersebut akan dipakai untuk pelunasan ibadah haji dan biaya kuliah anak.

Sudah berulang kali menagih, namun tidak ada kejelasan pertanggungjawaban. Dirinya justru terkesan seperti dipingpong kesana kemari.

“Saya menghubungi pengurus lama, disarankan menghubungi pengurus baru. Saya datangi pengurus baru, ya jawabnya tidak tahu menahu. Kesimpulan saya, nggak ada iktikad baik mengembalikan. Tapi saya tidak surut harapan, uang saya bisa kembali. Kalaupun tidak, semoga mereka mendapatkan balasan setimpal dunia dan akhirat,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Dan UKM Kabupaten Rembang, M. Mahfudz mengaku pihaknya belum mengetahui perkembangan terkini, soal BMT Bus Lasem.

Kalau ada pengumuman banner aset BMT Bus Lasem akan dijual dengan cara dilelang, menurutnya sudah menjadi kewenangan KPKNL Semarang.

“Boten wonten informasi pak. Mungkin bisa langsung ke kantor lelangnya,” ujar Mahfudz.

Mahfudz menambahkan terkait jumlah nilai simpanan di BMT Bus Lasem, informasi terakhir yang pernah ia terima, sekira Rp 1 Triliun. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apapun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp 4 miliar.