Musyafa Musa Terpilih Sebagai Ketua Pengcab Muaythai, Langsung Memathok Target
Suasana Muskab Muaythai Kabupaten Rembang di Gedung Balai Kartini. (Foto atas) Ketua Pengcab Muaythai terplih, Musyafa Musa menyerahkan kaos Muaythai kepada Ketua Umum KONI, Vivit Dina Rini Atnasari.
Suasana Muskab Muaythai Kabupaten Rembang di Gedung Balai Kartini. (Foto atas) Ketua Pengcab Muaythai terplih, Musyafa Musa menyerahkan kaos Muaythai kepada Ketua Umum KONI, Vivit Dina Rini Atnasari.

Rembang – Musyafa’ Musa terpilih menjadi Ketua Pengurus Cabang Muaythai Kabupaten Rembang masa bhakti 2021 – 2025, dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) ke-2, yang berlangsung di gedung Balai Kartini Rembang, hari Sabtu (13 Februari 2021).

Yon Suprayoga, Ketua Pengcab Muaythai Kabupaten Rembang periode 2016 – 2020 mengatakan pihaknya pada tahap pertama menggelar Muskab dengan menghadirkan perwakilan camp/sasana yang sudah terdaftar.

Setelah itu disepakati secara aklamasi menunjuk Musyafa Musa, untuk melanjutkan tongkat estafet 4 tahun kedepan, sekaligus menyerahkan sepenuhnya pembentukan pengurus.

Menurutnya, Musa bukanlah orang baru, karena selama 4 tahun terakhir mengemban tugas sebagai Wakil Ketua Pengcab Muaythai Kabupaten Rembang.

“Ada event di berbagai daerah, mas Musa ini yang biasa mendampingi atlet. Jadi paham betul bagaimana ritme, pola dan persaingannya. Saya berhenti saja, biar dilanjutkan sama yang lebih muda, “ kata Yon.

Ketua terpilih Pengcab Muaythai Kabupaten Rembang, Musyafa Musa mengakui Muaythai termasuk cabang olahraga baru di Kabupaten Rembang. Namun ketika Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Solo tahun 2018 lalu, langsung menyumbangkan medali terbanyak, dengan 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu.

Kebetulan Porprov tahun 2022, Kabupaten Rembang ditunjuk menjadi tuan rumah cabang Muaythai. Pihaknya menargetkan mampu merebut 3 medali emas.

“Kita ingin sukses penyelenggaraan, ya sukses prestasi. Tapi kalau jadi tahun 2022, persiapannya terlalu mepet. Ada kemungkinan ditunda, akibat efek pandemi. Mestinya masa-masa sekarang sudah persiapan pra kualifikasi Porprov, tapi ini belum digelar, “ ungkap Musa.

Musa menimpali kedepan ingin fokus memasyarakatkan olahraga Muaythai dan membesarkan camp/sasana.

“Ini memang olahraga bela diri keras, tapi di tangan pelatih profesional, insyaallah aman. Saya ingin geliat camp Muaythai lebih aktif, supaya muncul bibit-bibit baru. Pengurus kali ini juga melibatkan perwakilan dari 14 kecamatan, biar merata, “ imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rembang, Vivit Dina Rini Atnasari yang hadir dalam Muskab Muaythai didampingi Sekretaris KONI, Afif Hartiyadi membenarkan Porprov Jawa Tengah dipusatkan di Pati Raya.

Kabupaten Rembang kebagian menggelar 5 cabang olahraga, salah satunya Muaythai. Namun hingga saat ini surat keputusan (SK) belum turun, karena ketidakpastian jadwal akibat pandemi Covid-19.

Vivit mengapresiasi kerja keras Muaythai, sekaligus berharap target 3 emas di Porprov mendatang bisa tercapai.

“Selamat mas Musa atas amanat baru, semoga sesuai target minimal 3 emas. Kita pikir bareng-bareng nanti bagaimana cara mewujudkan, “ papar Vivit.

Vivit menambahkan KONI bukanlah atasan cabang olahraga, melainkan partner kerja.

“Kita organisasi resmi yang bertugas untuk membina cabang olahraga. KONI adalah partner, bukan atasan cabang olahraga, makanya kalau ada masalah, kita terbuka untuk mengkomunikasikan, “ tandasnya.

Vivit berpesan regenerasi atlet Muaythai jangan sampai terputus, setelah beberapa atlet Muaythai Kabupaten Rembang memilih terjun ke dunia profesional.

“Sudah ada yang terjun ke one pride, kelak Porprov nggak boleh ikut lagi. Makanya ini tantangan bagi pengurus baru, “ pungkas isteri Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto ini. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *