Siapapun Bupati Yang Terpilih, KONI Dorong Pembangunan Sport Center. Sebut Lokasi Paling Tepat
Pengurus KONI Pati Raya, Kamis sore (05/11) mengecek GOR Mbesi Rembang, yang akan dijadikan venue pertandingan pencak silat, pada Porprov Jawa Tengah.
Pengurus KONI Pati Raya, Kamis sore (05/11) mengecek GOR Mbesi Rembang, yang akan dijadikan venue pertandingan pencak silat, pada Porprov Jawa Tengah.

Rembang – Pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rembang berharap siapapun nantinya Bupati yang terpilih, bisa memprioritaskan pembangunan pusat olahraga atau sport center.

Sekretaris KONI Kabupaten Rembang, Afif Hartiyadi menyampaikan hal itu di sela-sela mendampingi pengurus KONI Pati Raya, Kamis sore (05/11), ketika meninjau sejumlah lokasi yang diproyeksikan untuk venue pertandingan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah tahun 2022.

Afif menganggap lokasi paling tepat untuk sport center adalah kawasan di sekitar Gelanggang Olahraga (GOR) Mbesi, pinggir jalan Rembang – Blora.

“Rembang sudah waktunya harus mempunyai sport center, sehingga tersedia venue olahraga dalam 1 lokasi. Tempat paling cocok ya GOR itu, lahan aset Pemkab, “ ungkap Afif.

Afif berpendapat sport center bisa terwujud, asalkan ada keseriusan dari kepala daerah. Momentum Pilkada 09 Desember 2020 bisa menjadi jawaban. Menurutnya, saat ini masyarakat semakin gemar berolahraga, menyusul pandemi Covid-19, bahwa olahraga sebagai sarana meningkatkan daya tahan tubuh.

“Biasanya olahraga hanya untuk sampingan, tapi sekarang sudah jadi kebutuhan. Mumpung ada semangat olahraga dari masyarakat, maka perlu terus didorong. Kalau soal anggaran, saya kira kok nggak masalah. Yang terpenting komitmen dan keseriusan dari Bupati, siapapun itu, “ tandasnya.

Kalau muncul informasi bahwa lahan di sekitar GOR tidak bisa untuk sport center, karena terbentur fungsi lahan hijau dan harus menyesuaikan rencana tata ruang wilayah (RTRW), Afif balik bertanya kenapa untuk kampus Undip bisa, sedangkan sport center tidak bisa.

“Lha peruntukan GOR boleh nggak untuk sport center, konon kalau itu belum bisa karena ada lahan hijau, tapi kenapa untuk kampus Undip kok bisa, “ imbuh mantan Komisioner KPU Rembang ini.

Sedangkan terkait kesiapan venue pertandingan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022, wilayah Pati Raya kemungkinan besar ditunjuk menjadi tuan rumah. Termasuk Kabupaten Rembang dijatah untuk menyelenggarakan 4 cabang olahraga, seperti wushu, pencak silat, catur dan muaythai. Pengurus KONI Pati Raya mengecek kesiapan venue di Kabupaten Rembang, untuk bahan rapat anggota tahunan di tingkat Provinsi Jawa Tengah pada bulan Desember mendatang.

“Mereka keliling ke daerah-daerah di Pati Raya, Grobogan, Blora, Kudus, Pati, Jepara dan Rembang, semua venue dicek. Pengurus KONI Provinsi Jawa Tengah juga sudah pernah ngecek tahun 2019 lalu, secara teknis sudah masuk. Hotel dan penginapan juga dicek, sudah mencukupi, “ terang Afif.

Jika benar Pati Raya ditunjuk menjadi tuan rumah Porprov, nantinya cabang olahraga wushu berlangsung di Balai Kartini Rembang, pencak silat di GOR Mbesi, catur di kompleks Gedung Sanggar Budaya dan Muaythai di Gedung Haji Rembang. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *