Paling Sedikit, Jenis Golongan Darah Ini Hanya Ada 10 % Pendonor
Sekretaris PMI Kabupaten Rembang, Suparwi (rompi merah) dan petugas Unit Transfusi Darah mengecek persediaan darah di lantai II Sekretariat PMI.
Sekretaris PMI Kabupaten Rembang, Suparwi (rompi merah) dan petugas Unit Transfusi Darah mengecek persediaan darah di lantai II Sekretariat PMI.

Rembang – Pihak Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rembang mengungkap jenis golongan darah yang paling sedikit stoknya dan tidak sebanyak golongan darah lain.

Koordinator laboratorium Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Rembang, Abdul Ghofur menjelaskan golongan darah yang paling sedikit jenis AB. Jumlah pendonor AB diperkirakan hanya 10 % dari total pendonor.

“Golongan darah AB memang jarang banget, di Kabupaten Rembang prosentasenya kecil sekali, “ terangnya.

Ghofur menyebut pendonor paling banyak adalah golongan darah O sekira 40 %, kemudian jenis A 25 % dan B 25 %.

“Benar, yang paling banyak O, “ imbuh Ghofur.

Pria warga Kelurahan Tanjungsari, Rembang ini menambahkan meski di PMI terkadang tidak ada stok darah AB, namun di Bank Darah RSUD dr. R. Soetrasno Rembang tetap siap. Disebut kriteria kondisi persediaan kritis, apabila stok tinggal 4 kantong. Maka PMI akan langsung menghubungi pendonor darah golongan AB.

“Di PMI sini sudah ada data pendonor AB. Ketika stok menipis, pendonor dihubungi melalui Whatsapp atau ditelefon langsung, “ paparnya.

Ia menilai kesadaran masyarakat Kabupaten Rembang dalam mendonorkan darah tergolong bagus. Termasuk pada masa pandemi Covid-19, tidak terlalu berpengaruh. Pihaknya menyampaikan terima kasih atas kepedulian tersebut.

“Dengan adanya kepedulian masyarakat, stok darah tidak pernah kosong. Kami ucapkan terima kasih sekali, meski pandemi stok darah tetap aman, “ pungkasnya.

Data di PMI Kabupaten Rembang, Jum’at (22 Januari 2021) pukul 07.00 Wib, darah lengkap golongan A sebanyak 72 kantong, sedangkan trombosit 4, B darah lengkap 65, trombosit 6, AB darah lengkap 14, trombosit 3, sedangkan O darah lengkap tersedia 121, trombosit 5 kantong. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *