Tumbuh Subur, Buah Surga Di Lahan Paminto
Paminto Dwi Atmojo menunjukkan buah tin miliknya.
Paminto Dwi Atmojo menunjukkan buah tin miliknya.

Rembang – Buah tin, yang terkenal dengan sebutan buah surga, kini semakin banyak dikembangkan oleh masyarakat Kabupaten Rembang.

Salah satunya Paminto Dwi Atmojo. Ia menanami lahan pekarangannya di Desa Pedak, Kecamatan Sulang depan GOR Mbesi, dengan 100 batang tanaman buah tin.

“Saya beli bibit dari Kabongan Kidul mas, habis Rp 8,5 Juta waktu itu, “ tuturnya.

Paminto menyebut bibit buah tin per batang dibeli seharga Rp 85 Ribu. Setelah ditanam, ia menganggap tidak terlalu sulit perawatannya. Kini sudah banyak yang berbuah. Idealnya, buah dibungkus plastik sampai benar-benar memerah, sehingga rasanya manis. Tapi kalau tidak dibungkus, rawan menjadi santapan burung.

“Lha sebelum dimakan burung, kurang begitu matang, jadi rasanya kurang manis. Tapi tetap enak. Saya kurang telaten, nggak sempat nutup, “ imbuh pria warga Desa Kabongan Kidul, Rembang ini.

Di dalam kitab suci Alqur’an, buah tin menjadi surat khusus bernama At-Tin. Buah berwarna merah tersebut dipercaya memiliki beragam manfaat, diantaranya meningkatkan kesuburan, mencegah diabetes, menurunkan berat badan, mengobati gangguan penyakit kulit, mencegah anemia karena mengandung zat besi tinggi, memperlancar pencernaan, menguatkan tulang, mengobati luka, penangkal tumor, menurunkan kolesterol dan mencegah penyakit jantung.

“Seneng saja lihat tanaman berbuah seperti ini. Apalagi merupakan buah surga, di kitab suci Alqur’an sudah disebut. Tetangga saya nanam juga nggak berhasil, alhamdulilah di sini tumbuh subur, “ pungkas Paminto. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *