Dalam 5 Menit Terjadi 2 Kali Kecelakaan, Warga Bersama Sopir Truk Tambang Turun Tangan
Dump truk memasok campuran tanah dan batu, untuk menguruk lubang jalan di jalur Pantura Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Minggu (17/01).
Dump truk memasok campuran tanah dan batu, untuk menguruk lubang jalan di jalur Pantura Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Minggu (17/01).

Sluke – Warga dan sopir truk tambang, hari Minggu (17 Januari 2021) turun tangan menguruk lubang-lubang jalan di jalur Pantura Semarang – Surabaya, tepatnya di Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, sebelah timur Pelabuhan Terminal Sluke.

Seorang warga setempat, Abdul Charis menjelaskan peningkatan curah hujan berimbas pada jalan Pantura cepat rusak. Kebetulan Minggu pagi, hanya dalam waktu sekira 5 menit, terjadi 2 kali kecelakaan lalu lintas. Pengendara sepeda motor terjatuh, setelah terperosok lubang.

“Yang satu wajahnya terluka, sedangkan 1 korban lagi tangan sama kakinya keseleo. Lokasinya di depan pintu keluar RM Robyong I. Mohon pihak terkait segera menangani, “ ungkapnya.

Karena khawatir akan kembali memicu kecelakaan lalu lintas, sopir truk tambang pengangkut tanah dan batu yang melintas di TKP, berinisiatif menguruk lubang jalan. Selanjutnya diratakan dengan peralatan seadanya, yang terpenting tidak membahayakan pengguna jalan.

“Lubangnya dalam-dalam soalnya mas. Setelah diuruk, semoga nggak sampai mengakibatkan kecelakaan lagi, “ imbuh Charis.

Menurutnya, pekerja dari Bina Marga yang menangani jalur Pantura, sebenarnya sudah pernah melakukan perbaikan, berupa penambalan. Khusus titik-titik kerusakan yang sangat parah, ditutup aspal secara menyeluruh. Hanya saja guyuran hujan belakangan ini, membuat jalan rusak lagi.

“Tentu saja perlu ada penambalan aspal lagi. Kalau pengurukan dari warga kan sifatnya hanya sementara, atau penanganan darurat saja, “ pungkasnya. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *