Meninggal Dunia Di Jalur Watu Celeng, Warga Setempat Beberkan Karakteristik Jalan
Korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia di jalur Pamotan – Sedan. Polisi kemudian menggelar olah TKP, Jum’at (15/01).
Korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia di jalur Pamotan – Sedan. Polisi kemudian menggelar olah TKP, Jum’at (15/01).

Sedan – Kecelakaan terjadi di jalur antar kecamatan Pamotan – Sedan, tepatnya di sekitar kawasan Watu Celeng, Desa Karas, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, pada Jum’at pagi (15 Januari 2021) sekira pukul 06.30 Wib. Seorang pria pengendara sepeda motor meninggal dunia di TKP.

Korban teridentifikasi bernama Abdul Kholik (60 tahun) warga Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang. Berdasarkan hasil olah TKP petugas Satuan Lalu Lintas, semula Abdul Kholiq mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit berjalan dari barat ke timur.

Diduga tiba-tiba motor berjalan oleng ke kanan, kemudian ditabrak truk dari arah berlawanan, yang dikemudikan oleh Diki Setiawan (20 tahun), warga Desa Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar.

Kasat Lantas Polres Rembang, AKP Henrie Suryo Liquisasono melalui Kepala Unit Laka, Ipda Yuli Sri Mulyani menyatakan korban menderita luka berat di bagian kepala.

“Kami sudah mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan. Sopir truk juga kita amankan, untuk dimintai keterangan, “ ujarnya.

Sementara itu, seorang warga Desa Karas Kecamatan Sedan, Baligh Muaidi mengakui jalur sekitar Watu Celeng memang rawan kecelakaan lalu lintas. Selain perlu ditambah rambu peringatan, menurutnya lampu penerangan jalan umum mesti diperbanyak, karena pada malam hari situasinya cukup gelap.

“Tentunya, warga yang lewat situ juga harus waspada. Lebih-lebih pada malam hari. Karakter jalannya berkelok dan ada titik-titik yang belum dilebarkan, “ tuturnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Desa Bangunrejo, Kecamatan Pamotan, Kusminanto membenarkan Abdul Kholiq adalah warganya. Sehari-hari ia bekerja sebagai petani. Saat kecelakaan terjadi, menurut informasi dari pihak keluarga akan pergi ke Sedan, untuk keperluan membeli obat tanaman padi.

“Pak Kholiq ini tinggalnya di Dusun Pos Desa Bangunrejo mas, “ paparnya.

Kusminanto menambahkan Jenazah Abdul Kholiq akan dimakamkan di pemakaman umum desa setempat, seusai Sholat Jum’at. Almarhum meninggalkan seorang isteri dan anaknya yang masih tinggal serumah ada 2 orang. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *