Ketua DPD Nasdem Soal Pengurus Dan Garda Pemuda Nasdem Mundur : “Ada Yang Sudah Dinon Aktifkan 3 Tahun Lalu…”
Ketua DPD Nasdem Kabupaten Rembang, Bayu Andriyanto.
Ketua DPD Nasdem Kabupaten Rembang, Bayu Andriyanto.

Rembang – Ketua DPD Nasdem Kabupaten Rembang, Bayu Andriyanto menanggapi santai, terkait mundurnya sejumlah pengurus tingkat kecamatan dan puluhan orang mengaku sebagai Garda Pemuda Nasdem, Kamis sore (13/11).

Ketika berlangsung talk show Pilkada di Radio R2B – S Radio, Kamis malam, Bayu Andriyanto menyebut ada orang yang mengaku sebagai kader Garda Pemuda Nasdem, padahal sudah dinonaktifkan 3 tahun yang lalu. Namun ia menilai wajar jika kemudian menjadi komoditas politik, menjelang Pilkada.

“Sudah non aktif 3 tahun yang lalu, tapi hari ini mengaku sebagai kader Garda Pemuda Nasdem, ya wajar kompetisi dikembangkan begitu, “ urainya.

Terkait mundurnya sejumlah Ketua Nasdem tingkat kecamatan, Bayu mengakui sebelumnya sudah memiliki catatan-catatan. Dewan Pembina Nasdem Kabupaten Rembang semula ingin menyelesaikan hal itu setelah Pilkada, demi menjaga rasa dan hubungan satu sama lain. Tapi jika akhirnya mereka mengundurkan diri, baginya tidak masalah.

“Tanaman yang berkembang pasti akan tumbuh baik, ada daun yang berguguran, tapi akarnya semakin kuat. Mereka ada catatan-catatan, tapi nggak akan kami floorkan di sini. Ini baiknya Ketua Dewan Pembina Partai Nasdem yang juga orang tua kami (Atna Tukiman-Red). Ya nggak apa-apa kalau dijadikan isyu hari ini, popularitas saya malah terus naik, “ imbuh Bayu.

Bayu yang juga merupakan Wakil Bupati Rembang dan maju lagi menjadi Cawabup pada Pilkada 09 Desember mendatang ini, tak ingin menuduh ada pihak-pihak lain menunggangi untuk kepentingan politik. Meski ia tahu faktanya seperti apa, namun dirinya enggan menuduh.

“Kalaupun saya bicara ada yang menunggangi, faktanya sebenarnya saya tahu, ya sudahlah segorone Rembang lebih luas segorone hati saya, nggak apa-apa. Tidak usah menuduh, tidak usah saling memfitnah. Lebih baik evaluasi diri kita. Saya kira semakin tinggi pohon, semakin kencang anginnya, “ tandasnya.

Bayu menyatakan mundurnya pengurus tersebut tidak akan menggerus suara Harno – Bayu pada hari pencoblosan nanti.

“Biasa, nggak pengaruh. Tiba-tiba tergerus berapa, ya nggak lah, biasa-biasa saja. Pengunduran diri kami terima, AD/ART nya jelas, “ pungkas Bayu. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *