Seorang Pria Ditemukan Tewas Tergeletak Di Atap Lantai II, Begini Kronologisnya
Korban tersengat arus listrik langsung meninggal dunia. (Foto atas) Warga berkerumun di sekitar TKP, Selasa (22/09).
Korban tersengat arus listrik langsung meninggal dunia. (Foto atas) Warga berkerumun di sekitar TKP, Selasa (22/09).

Rembang – Seorang pria warga Desa Waru, Kecamatan Rembang meninggal dunia, karena tersengat arus listrik tegangan tinggi kabel PLN, Selasa siang (22 September 2020).

Kepala Desa Waru, Daryono menyebutkan korban bernama Syaroni, berusia sekira 45 tahun. Menurut penjelasan dari sejumlah saksi di sekitar TKP, semula korban bekerja di rumah tetangganya, namun beda RT.

Saat itu yang bersangkutan berada di lantai II sedang bersih-bersih dan menambal atap bocor. Syaroni tidak menyadari di dekat atap lantai II terdapat kabel listrik PLN. Diduga tanpa sengaja menyentuh kabel listrik tersebut. Karena tegangan tinggi, pria yang sehari-hari bekerja sebagai ojek online itu langsung meninggal dunia.

“TKP di kawasan RT 10 RW 1, sedangkan korban berasal dari RT 03 RW 01, jadi tetanggaan RT. Sejumlah rekannya yang kerja dekat situ, tahu-tahu sudah memergoki Syaroni tergeletak meninggal dunia, “ ujarnya.

Daryono menambahkan setelah menerima informasi kejadian, pihaknya langsung mengkomunikasikan dengan petugas PLN dan aparat kepolisian. PLN untuk upaya mematikan jaringan listrik terlebih dahulu, sedangkan polisi untuk olah TKP dan evakuasi korban.

“Listrik begitu mati, setelah itu kita nunggu petugas Polres dan Puskesmas. Diperiksa, kemudian jenazah korban diturunkan dari lantai II. Rencananya, jenazah langsung dimakamkan, “ kata Daryono.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Disimpulkan, meninggalnya Syaroni murni karena tersengat arus listrik. Hal itu terlihat dari bekas luka bakar di tubuh korban. (Musyafa Musa).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *